Senin, 24 November 2014

News / Regional

Gunung Berapi

Gunung Soputan Meningkat ke Siaga

Senin, 28 Mei 2012 | 21:20 WIB

Terkait

BANDUNG, KOMPAS.com — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi meningkatkan status Gunung Soputan (1.784 mdpl) di Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, dari Waspada ke Siaga mulai Senin (28/5/2012) pukul 15.00 WITA.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi  (PVMBG) Surono menjelaskan, perubahan status ini dilatarbelakangi peningkatan aktivitas Soputan. Pada 24 Mei 2012 tercatat kurang dari lima kejadian gempa bumi vulkanik dalam, 11-30 gempa bumi embusan asap, dan kurang dari 20 kali gempa guguran kubah lava. Tidak terekam kejadian tremor vulkanik harmonik.

Aktivitasnya mengalami peningkatan sehari kemudian. Tercatat kenaikan jumlah dan energi gempa bumi vulkanik dalam lebih dari sepuluh kejadian gempa bumi vulkanik dalam.

"Pada 26 Mei 2012 terekam 55 kejadian gempa bumi vulkanik dalam, yang kemudian diikuti tremor vulkanik harmonik. Tercatat pula peningkatan gempa bumi guguran kubah lava sebanyak 30-90 kejadian," kata Surono.

Dengan peningkatan status ini, Surono berharap masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 6 kilometer dari puncak Gunung Soputan. Namun, warga yang bermukim dalam radius 6,5 kilometer, menurut dia, tidak perlu mengungsi. "Pendakian juga sementara dihentikan. Tidak boleh ada aktivitas di perkemahan yang berada di Gunung Soputan," katanya.

Selain itu, Surono juga berharap warga mewaspadai guguran kubah lava di sungai-sungai yang berhulu di puncak. Sungai itu adalah Ranowangko, Pentu, Lawian, dan Popang.


Penulis: Cornelius Helmy Herlambang
Editor : Nasru Alam Aziz