Minggu, 26 Oktober 2014

News / Regional

BBM Bersubsidi

Teras Narang: Pimpinan Pertamina Kalteng Mundur Saja

Rabu, 23 Mei 2012 | 17:54 WIB

PALANGKARAYA, KOMPAS.com- Pemimpin Pertamina di Kalimantan Tengah diminta mundur dari jabatannya jika tidak sanggup mengatasi persoalan bahan bakar minyak (BBM) di Kalteng. Masalah antrean panjang pembeli BBM di Kalteng sudah berlangsung lama dan penambahan kuota sebagai solusi merupakan tugas Pertamina.

Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang di Palangkaraya, Kalteng, Rabu (23/5/2012), mengatakan, buat apa mempertahankan orang yang tak sanggup menjalan tugasnya. "Hanya satu kalimat, saya minta tambah kuota. Kalau tidak, kamu (pemimpin Pertamina Kalteng ) tanggung jawab atau mundur dari jabatannya," ujarnya.

Teras menegaskan, tidak ada alternatif untuk memecahkan masalah BBM di Kalteng selain menambah kuota.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng meminta kuota BBM pada tahun 2012 sebesar 314.778 kiloliter (kl) premium. Jumlah itu naik dibandingkan tahun 2011 sebesar 271.895 kl. Akan tetapi, kuota pada tahun 2012 justru berkurang sangat signifikan menjadi 263.784 kl. Pemprov Kalteng telah mendesak pemerintah pusat untuk menambah kuota BBM.

Teras mengatakan, pihaknya juga sudah panggil pihak Pertamina Kalteng dan dijanjikan bertemu Kamis besok. "Tapi menurut kabar dari staf saya, pertemuan tidak bisa diadakan besok. Pihak Pertamina dipanggil ke Jakarta," tutur Teras.


Penulis: Dwi Bayu Radius
Editor : Marcus Suprihadi