Kamis, 2 Oktober 2014

News / News & Features

Racun Tomcat Berpotensi Jadi Obat Kutil

Kamis, 29 Maret 2012 | 14:49 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Kendati menimbulkan kekhawatiran di banyak tempat, ternyata serangga jenis kumbang Paederus atau lebih dikenal sebagai serangga Tomcat bisa mendatangkan manfaat untuk mengobati kutil.

Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI), Tjut Nurul Alam Jacoeb menjelaskan, selama ini penyakit kutil selalu diobati dengan canthadirin. Sebuah racun yang dihasilkan oleh kumbang (blister beetle) yang sifat ordo-nya sejenis dengan tomcat, yakni coleoptera.

"Fungsi canthadirin menghancurkan kutil, di lain sisi dampak racun tomcat yakni paederin juga sama untuk menghancurkan sel kulit," kata Tjut dalam sebuah diskusi di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (29/3/2012).

Akan tetapi, kata dia, belum banyak rumah sakit yang menyediakan racun tomcat. Di Indonesia, paederin hanya terdapat di beberapa rumah sakit pendidikan. Alasannya klasik, karena harga paederin terbilang sangat mahal.

"Tidak semua rumah sakit memiliki paederin, hanya rumah sakit pendidikan yang punya karena harganya mahal. Apakah paederin ini bisa mengobati kutil, tentu harus dilakukan penelitian yang panjang," pungkasnya.

Paederin sendiri jika terkena kulit manusia bisa menyebabkan bengkak hebat dan reaksi pada kulit berupa gatal-gatal. Bila kulit terkena racun tomcat, jangan menggosok kulit namun segera basuh dengan air dan sabun.

 


Editor : Lusia Kus Anna