Jumat, 28 November 2014

News / Regional

SEMARANG

Dibekuk, Pelaku Pembunuhan di Hotel Cahaya

Selasa, 20 Maret 2012 | 15:29 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Jajaran Satreskrim Polres Semarang, Selasa (20/3/2012) jam 03.00 dinihari berhasil menangkap pelaku pembunuhan seorang wanita di Hotel Cahaya, Bandungan, Kabupaten Semarang. Tersangka sudah menjadi buronan selama sekitar dua pekan terakhir.

IA (23) ditangkap di rumahnya, di Kampung Kalilangse, Gajahmungkur, Semarang Barat pada saat tersangka masih tertidur lelap. Kasatreskrim Polres Semarang AKP Agus Puryadi memimpin langsung penangkapan itu. Berbekal keterangan yang disampaikan oleh ayah korban, Sukoco (51), warga Pamularsih, Semarang.

Sukoco mendatangi Mapolres Semarang, Senin petang untuk mencocokkan ciri-ciri anaknya yang hilang dengan data korban pembunuhan yang terjadi di Hotel Cahaya dua pekan silam. Setelah membandingkan ciri-ciri anak Sukoco dengan ciri-ciri korban pembunuhan, terdapat 13 titik kesamaan identifikasi. Sukoco pun memastikan korban pembunuhan itu adalah anak perempuannya yang bernama Salome Triyanti Purnamasari (22) yang selama ini dicari.

"Sidik jari korban dengan yang di ijazah sama, juga dari cincin dan celana yang dipakai korban dikenali oleh keluarga. Sebelumnya keluarga sempat membaca koran yang memuat berita tentang korban pembunuhan Hotel Cahaya," kata Agus.

Setelah berhasil mengungkap identitas korban, polisi mulai mengidentifikasi teman dekat atau kekasih Sari, nama panggilan korban, yang dikenali oleh orangtua korban. Dari tiga laki-laki yang pernah menjadi kekasih Sari, lanjut Agus, mengerucutlah pada nama tersangka AI. "Lalu kita cocokkan keterangan ciri-ciri pelaku yang sampaikan oleh petugas hotel dengan ciri-ciri mantan pacar yang disampaikan oleh orangtuanya,'' ungkap Agus.

Penangkapan AI, lanjut Agus, dibantu oleh petugas dari Polwiltabes Semarang dan Polda Jawa Tengah. Dari keterangan tersangka, motif pembunuhan dilatarbelakangi sikap korban yang melecehkan tersangka.  Sebelumnya, polisi sempat menemui jalan buntu dalam mengungkap kasus ini.

Alih-alih mendapatkan kontak dari keluarga korban, penyebaran sketsa pelaku ke semua kantor Polsek di wilayah Polres Semarang dan nomor polisi kendaraan pelaku yang telah dikantongi polisi pun tidak membuahkan hasil. Merasa kesulitan menemukan titik terang, pihak Satreskrim Polres Semarang mulai memperluas penyebaran foto korban berikut ciri-ciri korban ke semua Polsek di kabupaten/kota di Jawa Tengah seperti Temanggung, Salatiga, Boyolali, Pati, Demak, Semarang, Kendal dan Magelang.


Penulis: Syahrul Munir
Editor : Glori K. Wadrianto