Misterius, Penculikan dan Pemerkosaan Anak - Kompas.com

Misterius, Penculikan dan Pemerkosaan Anak

Rini Putri
Kompas.com - 13/03/2012, 13:11 WIB

BULUKUMBA, KOMPAS.com — Seorang bocah berusia tujuh tahun, NA, masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Andi Anwar Makkatutu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, setelah menjadi korban penculikan misterius. Korban yang diculik dari dalam kamarnya pada Minggu (11/3/2012) sekitar pukul 02.00 Wita itu juga mengalami kekerasan seksual.

Peristiwa yang menimpa pasangan MB (39) dan Drw (29) itu terjadi kala keduanya tertidur lelap. Korban baru ditemukan pada subuh harinya sekitar pukul 05.00 Wita di belakang SPBU Lamalaka atau sekitar 50 meter dari rumah korban. Saat ditemukan, dari bagian paha NA terus mengucur darah segar.

Menurut keterangan Drw, Selasa (13/3/2012), pelaku masuk ke dalam rumah dengan mengoyak dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu, tepat di bagian dapur. Kemudian pelaku membawa korban dengan cara digendong dan dikeluarkan lewat pintu dapur.

"Ketika diculik, anak saya tidak bisa teriak dikarenakan pelaku mengancamnya akan membunuh dengan mengajukan senjata tajam di bagian kepala," tutur Drw.

Warga yang bermukim di Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, itu kemudian dibawa ke Pantai Lamalaka yang berada di belakang rumahnya dengan menggunakan perahu. Di atas perahu korban kemudian diperkosa oleh pelaku hingga mengakibatkan luka di organ seksualnya.

Keterangan itu dibenarkan Direktur RSUD Andi Anwar Makkatutu, Syafruddin Nurdin, yang ditemui secara terpisah di kantor bupati setempat. "Kami memang menerima pasien berinisial N dan kami sudah menanganinya secara intensif. Korban mengalami luka sobek di bagian alat vitalnya," ungkap Syafruddin.

Sang ibu mengaku shock. Drw bersama suaminya yang hanya berprofesi sebagai nelayan dan buruh lepas itu tidak menyangka jika anak pertamanya turut menjadi korban dari peristiwa yang telah beberapa waktu terakhir mengguncang Bantaeng.

NA merupakan korban ketujuh di Kabupaten Bantaeng yang diculik dari dalam rumah di saat warga tengah tertidur lelap. Namun, sampai saat ini, aparat kepolisian masih kesulitan mengungkap pelaku penculikan misterius itu.

PenulisRini Putri
EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Datangi Proyek MRT, Anies-Sandi Tegaskan Eksekusi Lahan di Haji Nawi

Datangi Proyek MRT, Anies-Sandi Tegaskan Eksekusi Lahan di Haji Nawi

Megapolitan
Fadli Zon: Jokowi 'One Man Show', Kadang Presiden, Gubernur, Tukang Bagi Sepeda

Fadli Zon: Jokowi 'One Man Show', Kadang Presiden, Gubernur, Tukang Bagi Sepeda

Nasional
Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai Rp 3,9 Miliar

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai Rp 3,9 Miliar

Regional
Mantan Presdir Allianz Minta Diperiksa pada 26 Oktober

Mantan Presdir Allianz Minta Diperiksa pada 26 Oktober

Megapolitan
Tabrakan Bus di Aceh Utara Tewaskan Kernet dan Sopir

Tabrakan Bus di Aceh Utara Tewaskan Kernet dan Sopir

Regional
Kesal Pasien Dialihkan Jadi Alasan Dokter Todongkan Pistol Mainan ke Stafnya

Kesal Pasien Dialihkan Jadi Alasan Dokter Todongkan Pistol Mainan ke Stafnya

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Dinilai Belum Aman, Cawapres Jadi Faktor Penentu

Elektabilitas Jokowi Dinilai Belum Aman, Cawapres Jadi Faktor Penentu

Nasional
Kecelakaan Bus Rombongan Peziarah Wali Songo dan Truk, Dua Luka Parah

Kecelakaan Bus Rombongan Peziarah Wali Songo dan Truk, Dua Luka Parah

Regional
Mantan Biduan Berusia 73 Tahun Juarai Kontes Kecantikan Para Nenek

Mantan Biduan Berusia 73 Tahun Juarai Kontes Kecantikan Para Nenek

Internasional
Gerbang Tol Karawang Barat 2 Ditutup Jumat Sore Ini hingga Besok Pagi

Gerbang Tol Karawang Barat 2 Ditutup Jumat Sore Ini hingga Besok Pagi

Megapolitan
Tembok Perbatasan Meksiko Tahan Gempuran Palu dan Bor Listrik

Tembok Perbatasan Meksiko Tahan Gempuran Palu dan Bor Listrik

Internasional
Kunjungi Bandung, Dubes Perancis Bakal Bantu Permak Stasiun Bandung

Kunjungi Bandung, Dubes Perancis Bakal Bantu Permak Stasiun Bandung

Regional
Jokowi Diminta Waspadai Fenomena Pilkada DKI Terulang pada Pilpres

Jokowi Diminta Waspadai Fenomena Pilkada DKI Terulang pada Pilpres

Nasional
Demi Sebungkus Rokok, Buruh Bangunan Ini Nekat Edarkan Obat Terlarang

Demi Sebungkus Rokok, Buruh Bangunan Ini Nekat Edarkan Obat Terlarang

Regional
BPTJ: Kerugian akibat Macet Jabodetabek Rp 100 Triliun per Tahun

BPTJ: Kerugian akibat Macet Jabodetabek Rp 100 Triliun per Tahun

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM