Kamis, 21 Agustus 2014

News / Regional

Pemkab Lamongan Cetuskan Gugus Kota Layak Anak

Senin, 12 Maret 2012 | 19:13 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan menggagas Kota Lamongan sebagai Gugus Kota Layak Anak.

Gagasan itu diawali dengan pengajuan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Perlindungan Anak bersama legislatif. Gagasan itu mendapat apresiasi positif dari fraksi-fraksi di DPRD Lamongan.

Bupati Lamongan, Fadeli, Senin (12/3/2012), menyampaikan terimakasih atas apresiasi positif DPRD termasuk dukungan pengawalan terhadap gagasan dibentuknya Gugus Kota Layak Anak.

Menurut dia, menjadikan Lamongan sebagai kota layak anak memerlukan partisipasi dan kepedulian dari semeua elemen masyarakat.

Peningkatan kapasitas satuan kerja perangkat daerah (SKPD), terkait perlindungan anak, dilakukan dengan sejumlah langkah. Peningkatan kapasitas dan jaringan kelembagaan pemberdayaan perempuan dan anak, dilakukan melalui pelatihan konseling pendamping Pusat Pelayanan Terpadu (PPT).

Implementasi kegiatan dilakukan melalui pembinaan terhadap unsur perempuan di desa, sehingga memahami masalah perlindungan perlindungan perempuan dan anak. Kegiatan itu ditindaklanjuti dengan pendirian Pusat Pengaduan Kekerasan terhadap perempuan dan anak di tiap kecamatan.

Pemkab Lamongan juga memberikan pembinaan terus-menerus melalui sejumlah SKPD, terkait banyaknya anak di bawah usia angkatan kerja yang terpaksa harus bekerja. Pendidikan budi pekerti dan sopan santun telah dimasukkan dalam kurikulum pendidikan, mulai tahun pelajaran 2011/2012 tidak hanya melalui pelajaran agama tetapi terintegrasi dengan semua pelajaran.

 

 

 

 

 


Penulis: Adi Sucipto
Editor : Agus Mulyadi