SIGLI, KOMPAS.com - Sembilan Kampung di Pidie, Aceh, yakni Gampong Blang Malo, Kebun Nilam, Ulee Gunong, Pulo Sunong, Tanjong Bungong, Pulo Kawa dan Pulo Mesjid I dan Pulo Masjid II diterjang banjir bandang, Sabtu (25/2/2012). Banjir menyebabkan sedikitnya 15 rumah warga hanyut terbawa arus arus banjir.
Kawasan paling parah di Kebun Nilam yang membuat 15 unit rumah warga hanyut. Bahkan satu keluarga Musman Sukirman di Gampong Ulee Gunong, nyaris tertimbun longsor. Karena saat kejadian Musman dan isterinya bernama Asih (40) yang sedang hamil lima bulan serta anaknya Siti Aisyah (6) tertidur saat tanah tebing di dekat rumah mereka ambrol dan menimpa rumah mereka.
Banjir akibat hujan yang mengguyur dalam waktu cukup lama juga mengakibatkan jembatan Kuala Panteu sepanjang delapan meter di lintas jalan Beureunuen dan satu jembatan sepanjang empat meter kawasan Blang Malo terputus. Selain itu, lima unit rumah warga hanyut dan seorang warga Blang Malo bernama Tgk Idris (55) sampai saat ini dikabarkan hilang.
Hingga tadi malam, transportasi jalan Beureunuen-Tangse putus total. Tanah bercampur kerikil memenuhi ruas jalan mulai dari Gampong Blang Malo-Kebun. Camat Tangse Jafaruddin, mengatakan, Muspika yang dibantu aparat TNI dan Polri masih menangani para korban.(Serambi Indonesia/Muhammad Nazar)

