KOMPAS.com/Junaedi
Rumah dan bangunan tempat pengasapan kopra Milik Yusuf di Majene, Sulawesi Barat, musnah dilalap api, pada Minggu (26/2/12) pagi. Hanya dalam tempo satu jam api dengan cepat melahap rumah beserta isinya.
MAJENE, KOMPAS.com - Sebuah rumah dan bangunan tempat pengasapan kopra di Majene, Sulawesi Barat, musnah dilalap api, pada Minggu (26/2/12) pagi. Hanya dalam tempo satu jam, api dengan cepat melahap rumah beserta isinya. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi berupa perabotan, alat elektonik dan sebuah becak dan sepeda milik korban yang terbakar, mencapai ratusan juta rupiah.
Rumah milik Yusup, warga lingkungan Pangalle, kelurahan Baurung, kecamatan Banggae, Majene ini rata dengan tanah. Seluruh perabotan seperti kursi, lemari, alat elektronik dan sebuh becak milik korban musnah dilalap api.
Belum diketahui penyebab pasti terjadinya kebakaran. Tetapi pemilik rumah menduga, kebakaran yang menghanguskan rumah lengkap dengan isinya termasuk sebuah bangunan tempat pengasapan kelapa sawit miliknya, diduga bermula dari rumah pengasapan kelapa yang terbakar.
Menurut Yusup, kebakaran diduga akibat rumah tempat pengasapan kopra yang hanya berjarak beberapa meter dari rumahnya terbakar lebih dahulu sebelum merambat dan membakar rumah miliknya. "Saya sedang mengasapi kopra dan meninggalkan beberapa menit unutk mencari makan an kambing. Setelah saya pulang ternyata sudah dilalap api," ujar Yusuf, yang kaget dengan peristiwa itu.
Istri Yusuf, Hamida, sempat pingsan dan harus digotong warga. Hamida sempat histeris karena seolah tak percaya rumah yang dibangun selama bertahun-tahun dari hasil jerih payahnya sebagai pedagang kopra sirna dalam seketika.
Ratusan warga yang turun tangan ke lokasi tak bisa berbuat banyak. Pasalnya, api yang terlanjur membesar sudah melahap seluruh bagian rumah termasuk perabotan ketika mereka mengetahui peristiwa memilukan itu. Sebagian warga terpaksa hanya menonton sambil berharap api tidak menjalar ke rumah lain di sekitarnya.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi hanya memadamkan bara api. Yusuf yang datang saat api tengah berkobar sempat terbakar lantaran nekad ingin memadamkan api yang terlanjur sudah membesar.
Untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran, pihak kepolisan kini sedang menyelidiki kasus ini. Sejumlah saksi termasuk Yusuf dan istrinya telah dimintai keterangan.

