KOMPAS/RIZA FATHONI
Ilustrasi: Beras.
MERAUKE, KOMPAS.com - Harga beras di Merauke, Provinsi Papua, terus melejit mencapai Rp 12.000 per kilogram. Operasi pasar beras yang digelar Bulog Merauke selama sebulan terakhir, tidak mampu mengendalikan lonjakan harga beras.
Dari pantauan Kompas di Pasar Merauke, Sabtu (25/2/2012), harga eceran beras lokal kualitas medium, seperti Membramo Rp 12.000 per kg, sedang Ciliwung Rp 11.000 per kg. Adapun beras Bulog di luar kota Merauke seperti di Distrik Sota, dijual pedagang mencapai Rp 11.000 per kg.
Kepala Bulog Sub Divisi Regional Merauke, Mansur Siri, menuturkan, setiap hari sejak 16 Januari terus menggelar operasi pasar beras dengan harga Rp 6.800 per kg. Operasi pasar digelar di kampung-kampung di Distrik Merauke, agar langsung dapat dibeli masyarakat.
Mansur mengatakan, kenaikan harga beras di pasaran sulit diredam. Meskipun telah menggelar operasi pasar beras di Pasar Merauke, harga beras tetap tinggi. Karena itu, operasi pasar beras dilakukan langsung di kampung-kampung. Ini dilakukan, agar masyarakat dapat membeli beras dengan harga lebih terjangkau dan lebih murah dari harga pasar.

