Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 11:45 WIB
Rumah Dinas Kepala Kantor Pajak Tual Dibakar
Antonius Ponco A. | Robert Adhi Ksp | Jumat, 24 Februari 2012 | 21:45 WIB
|
Share:
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Ilustrasi

AMBON, KOMPAS.com - Rumah dinas kepala kantor pajak Tual dibakar orang tak dikenal, sekitar pukul 21.00, Kamis (23/2/2012). Sehari sebelum kejadian, Rabu (22/2/2012), kaca-kaca rumah dinas itu sudah dipecahkan orang tak dikenal. Kepolisian Resor Maluku Tenggara masih menyelidiki pelaku dan motifnya .

Rumah dinas kepala kantor pajak berada di Jalan Sukarno Hatta, salah satu jalan utama di Tual, persisnya di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Maluku Tenggara.

Jeremias Renyut, pegawai kantor pajak Tu al, yang dihubungi dari Ambon, Maluku, Jumat (24/2/2012), mengatakan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Saat rumah dibakar, tidak ada orang di dalam rumah.

Kepala Kantor Pajak Tual Rustam Narwawan sedang dinas di Ambon sedangkan ketiga anaknya sudah dipindahkan paska pemecahan kaca-kaca rumah pada Rabu (22/2/2012).

Sebelum kaca dipecahkan, pelaku yang memakai topeng sempat merusak sek ering listrik untuk memadamkan listrik di rumah, kata Jeremias. Dia mengaku tidak tahu pelaku ataupun alasan rumah dinas itu menjadi sasaran pengrusakan.

Kepala Kepolisian Resor Maluku Tenggara Ajun Komisaris Besar Suranta Pinem mengatakan masih menyelidiki kasus pengrusakan dan pembakaran tersebut. Pihaknya pun masih belum bisa memastikan apakah pengrusakan dan pembakaran di dua hari berbeda itu dilakukan oleh orang yang sama.

Sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa itu sedang kami periksa. Belum ada titik terang tetapi polisi terus berusaha agar bisa menangkap para pelakunya, ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah warga di Maluku Tenggara, sebelum peristiwa pembakaran itu terjadi, Kamis (23/2) sore, sempat terjadi pe nutupan jalan yang dilakukan ratusan warga Ohoijang, Maluku Tenggara . Sambil membawa senjata tajam, mereka memeriksa setiap kendaraan yang melintas guna mencari orang dari Desa Kur, Maluku Tenggara.

Hal ini diduga di lakukan setelah melihat tayangan di televisi yang isinya dukungan sekelompok orang terhadap tindakan kepolisian pada John Kei, orang Maluku Tenggara asal Ohoijang yang ditangkap polisi di Jakarta pekan lalu. Aksi dukungan di Jakarta itu salah satunya disampaikan warga Kur.

Sekitar pukul 19.00 WIT, konsentrasi massa di Ohoijang sudah tidak terlihat. Aparat keamanan yang berjaga pun sudah kembali ke markas. Barulah kemudian atau berselang sekitar dua jam, terjadi pembakaran rumah dinas kepala kantor pajak Tual. Kepala Kantor Pajak Tual Rustam Narwawan berasal dari Kur.

"Belum ada bukti bahwa per istiwa penutupan jalan dengan pembakaran rumah dinas kepala kantor pajak itu terkait. Polisi berharap masyarakat tidak terprovokasi dengan isu yang mengkaitkan kedua kejadian itu," kata Suranta Pinem.

Wakil Bupati Maluku Tenggara Yunus Serang pun berharap masyarakat Maluku Tenggara tidak sampai terpengaruh dengan peristiwa penangkapan John Kei di Jakarta. Sampai sekarang (kemarin-Red ) kondisi di Maluku Tenggara masih kondusif, tidak ada gejolak ataupun ketegangan di tengah masyarakat.

"Diharapkan kondisi itu terus terjaga, biarkan masalah di Jakarta diserahkan kepada hukum," katanya.