Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 08:35 WIB
Gubernur Papua Barat Mutasi 17 Pejabat
Timbuktu Harthana | Robert Adhi Ksp | Kamis, 23 Februari 2012 | 12:04 WIB
|
Share:
GoogleMaps/KSP Papua Barat

MANOKWARI, KOMPAS.com — Gubernur Papua Barat Abraham O Atururi merombak komposisi pejabat yang duduk dalam pemerintahan daerah Provinsi Papua Barat. Sebanyak 17 orang pejabat dinas dimutasi dan dipromosikan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan dilakukan oleh Abraham O Atururi, Kamis (23/2/2012) siang, di Hotel Mutiara, dihadiri oleh para pejabat dan Muspida Papua Barat.

Perombakan pejabat dinas dan biro di Sekretaris Daerah Papua Barat dilandasi profesionalime dan kemampuan kerja. Bukan atas dasar kesukuan.
-- Abraham O Atururi

Dia mengatakan, perombakan pejabat dinas dan biro di Sekretaris Daerah Papua Barat dilandasi profesionalime dan kemampuan kerja, bukan atas dasar kesukuan

”Perombakan ini tidak ada kaitannya dengan suku. Jangan pernah dikaitkan pengangkatan seseorang dengan apa sukunya. Kita suku besar di Nusantara semua sama. Masalah sukuisme ini sering jadi sumber konflik,” ujarnya tegas.

Abraham mengatakan, pejabat ataupun kepala dinas yang dinilai kerjanya letoi, tidak bagus, dan tak maksimal akan diganti. Tidak ada kepentingan politik yang melandasi pergantian pejabat karena yang diperhitungkan adalah keahlian mereka. Sebab, dalam masa kepemimpinannya yang kedua Abraham O Atururi ingin semua staf dan anak buahnya serius membangun Papua Barat.

Dalam perombakan itu, empat pejabat diberhentikan dengan hormat, salah satunya Martinus Salamala karena mencalonkan diri dalam Pilkada Kabupaten Sorong. Tiga pejabat lainnya, Frans Humbore, Edward Padwa, dan Niko Tike, memasuki masa pensiun.

Sementara itu, 13 pejabat mengisi kekosongan yang ditinggalkan pejabat yang pensiun dan meninggal yang selama ini hanya diisi oleh pejabat sementara.

Mereka, di antaranya, Stephanus Selang dari Staf Ahli Bupati Manokwari Bidang Ekonomi dan Keuangan kini menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM Papua Barat. Demikian pula Yohan Abraham Tulus yang beberapa bulan terakhir sebagai pejabat sementara kini menjadi Kepala Dinas Pertambangan dan Energi PB.