Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 08:33 WIB
Salah Jalan, Kapal Rombongan Bupati Karimun Tabrak Pulau
| Tri Wahono | Kamis, 23 Februari 2012 | 06:09 WIB
|
Share:

KARIMUN, KOMPAS.com — Kapal cepat Seatech yang mengangkut rombongan Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, untuk menghadiri Musabaqah Tilawatil Quran di Tanjung Hutan, Kecamatan Buru, kandas pada Rabu (22/2/2012) malam. Nakhoda kapal tersebut salah mengambil jalur sehingga kapal menabrak sebuah pulau.

"Kejadian ini diduga akibat human error. Seorang nakhoda yang menguasai jalur ini seharusnya mengetahui kondisi perairan yang sempit dan diapit pulau," kata Bupati Karimun Nurdin Basirun setelah dievakuasi Tim SAR Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun. Nurdin yang juga mantan pelaut itu mengatakan, perairan Selat Mendaun memang terbilang sempit, tetapi masih dapat dilalui oleh kapal dengan bobot 200 ton.

Nakhoda kapal Acok mengaku kaget saat haluan kapal sudah mengarah ke daratan pulau di Selat Mendaun. Salah seorang ABK sempat mengingatkan Acok bahwa haluan kapal hendak menerobos daratan yang diduga Pulau Pandan. "Saya tidak berani banting kemudi karena khawatir kapal terbalik," katanya.

Akibatnya, kapal terbang dan menerobos daratan sejauh 30 meter dari pinggir laut setelah menabrak pepohonan bakau. Daud, seorang anggota rombongan itu, mengatakan, kapal sempat terbang diiringi dengan bunyi gesekan yang kuat. "Kapal kemudian berhenti setelah menabrak satu pohon dan selanjutnya kandas di sebuah tanah lapang," katanya.

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Pemkab Karimun Syamsuardi mengatakan, rombongan sempat panik ketika kapal menerobos daratan, tetapi kembali tenang setelah kapal berhenti. "Syukur bagian kapal yang menabrak pohon bakau sedikit menyamping, kalau posisinya di tengah-tengah haluan mungkin kapal akan rusak berat dan menimbulkan banyak korban luka," katanya.

Abdul Haris, seorang awak kapal, mengalami luka robek di bagian kepala yang diduga terbentur dahan kayu. Dia mendapat pertolongan medis di atas kapal setelah tim SAR membawa petugas kesehatan ke lokasi kejadian.

Tim SAR Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun mengerahkan satu kapal dibantu empat kapal nelayan, satu kapal kayu, dan satu kapal Seatech Grup untuk mengevakuasi rombongan. Tim SAR sempat kesulitan mengevakuasi rombongan karena air laut sedang surut. Evakuasi baru dapat dilakukan 30 menit setelah kejadian.

Bupati Karimun bersama sebagian kecil rombongan dievakuasi dengan perahu karet milik Lanal Tanjung Balai Karimun dan selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Tanjung Hutan, sedangkan sebagian besar rombongan dievakuasi ke Tanjung Balai Karimun dengan kapal lain.

Kapal Seatech yang disewa Pemkab Karimun berangkat sekitar pukul 19.15 WIB dari pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun untuk mengangkut sekitar 50 orang yang akan menghadiri pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Buru di Tanjung Hutan. Sebagian besar rombongan adalah para pejabat dan kepala dinas, di antaranya Asisten Tata Pemerintahan Raja Usman, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Arnadi Supaat, Asisten Administrasi Umum Syamsuardi, Kepala Dinas Perhubungan Cendra Nawazir, serta Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Alwi Hasan.

Sumber :
ANT