SITUBONDO, KOMPAS.com — Tim Buru Sergab (Buser) Polres Situbondo, Jawa Timur, membekuk seorang pria yang mengaku sebagai anggota Intelkam Polres Situbondo, Senin (20/2/2012). Sebelum ditangkap polisi, pria berambut cepak yang ketahuan sebagai intel gadungan itu melakukan pemerasan terhadap pasangan laki-laki dan perempuan di salah satu kamar hotel di Kota Situbondo.
Belakangan diketahui kalau intel gadungan itu bernama Mahmudi (35), warga Desa Ramban, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso. Ia aslinya sebagai pedagang padi.
Diperoleh keterangan, aksi pemerasan yang dilakukan Mahmudi terhadap pasangan tersebut berawal ketika tersangka bertemu dengan keduanya di jalan. Kala itu, sepeda motor tersangka bertabrakan dengan sepeda motor pasangan tersebut.
Nah, karena tidak bersedia memberi uang ganti rugi, tersangka kemudian membuntuti mereka berdua. Pelaku menduga keduanya pasangan selingkuh setelah tahu mereka check in di sebuah hotel.
Tersangka pun kemudian menggedor-gedor pintu kamar hotel. Kepada pasangan tersebut, tersangka mengaku anggota Intelkam. Tersangka mengancam akan melaporkan korban kepada suaminya. Karena takut, korban memberikan ponsel miliknya. Begitu mendapatkan ponsel, anggota Intelkam gadungan itu langsung kabur.
Pasangan tersebut tak kalah akal. Mereka pun melaporkan pemerasan itu kepada Polres Situbondo. Polisi langsung bergerak cepat. Tim Buser awalnya menghubungi tersangka melalui handphone hasil pemerasannya, dengan berpura-pura ingin menebus handphone-nya. Tersangka kemudian sepakat dan bersedia bertemu dengan tim Buser. Setelah bertemu, polisi pun langsung meringkus Mahmudi tanpa perlawanan.
"Untuk memudahkan penyidikan, tersangka langsung kami jebloskan ke sel Mapolres Situbondo," kata Kasatreskrim Ajun Komisaris Sunarto.

