Jumat, 31 Oktober 2014

News / Regional

MAGELANG

Ada Vasektomi Gratis, Mau?

Senin, 20 Februari 2012 | 14:33 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Magelang menggelar safari atau bakti sosial pelayanan keluarga berencana (KB) gratis di seluruh kecamatan di Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan dalam rangka memperingati hari lahir Muslimat NU ke-66.

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Magelang, Nur Istiqomah menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama antara muslimat NU, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Pemerintah Daerah setempat. Program KB Gratis, lanjutnya, tidak hanya dilaksanakan di wilayah Kabupaten Magelang tetapi merupakan gerakan nasional.

"Safari KB Gratis sudah dilakukan sejak tanggal 6 hingga 25 Februari 2012 mendatang, dimulai di Puskesmas Kecamatan Salaman dan berakhir di Kecamatan Windusari," ujarnya di pos pelayanan safari KB Gratis KKB Fatimah di Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Senin (20/2/2012).

Ditargetkan, ribuan akseptor KB di Kabupaten Magelang akan terlayani dalam program tersebut. Sejak layanan tersebut dibuka, kata Nur, peminat menjadi akseptor KB di wilayah ini tergolong tinggi, terutama untuk pemasangan kontrasepsi bentuk IUD dan implan. Sementara untuk kontrasepsi wanita atau MOW (Metoda Operasi Wanita ) atau tubektomi, dan pria MOP (Metoda Operasi Pria) atau vasektomi peserta dirujuk ke RS Prof. Dr. Sardjito atau RS Bethesda Yogyakarta.

"Peserta tidak dikenakan biaya apapun, kecuali pemasangan implan kami dikenakan biaya Rp 30 ribu, khusus di Pos KKB Fatimah Kecamatan Candimulyo," katanya.

Menurut Nur, Program Safari KB Gratis merupakan wujud peran aktif organisasinya dalam menyukseskan peningkatan pencapaian program KB dari Pemerintah. "Program KB sebetulnya tidak hanya merupakan tanggung jawab Pemerintah saja, akan tetapi juga tanggung jawab seluruh unsur masyarakat, termasuk Muslimat NU," imbuhnya.

Pernyataan senada dikemukakan Kepala Balai Pelayanan KB dan Keluarga Sejahtera Kecamatan Candimulyo, Magelang, Dwi Ani Wahyuni, Muslimat NU selama ini mempunyai peran penting dalam menyukseskan program KB di wilayah ini. Menurutnya, tanpa peran organisasi seperti Muslimat NU, program KB tak akan bisa dilaksanakan dengan baik.

Selain pelayanan KB, lanjut Dwi, program kerjasama tersebut juga bertujuan memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang keluarga berencana yang baik dan benar. "Kami juga ingin meluruskan stigma masyarakat bahwa program KB tidak hanya terkait dengan alat kontasepsi tetapi juga merupakan program bagaimana merencanakan sebuah keluaraga yang baik dan sejahtera, dari segi pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lain sebagainya," kata Dwi. 


Penulis: Ika Fitriana
Editor : Glori K. Wadrianto