Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 07:05 WIB
Sarana Perdagangan
Mama Papua Datangi DPRP
Josie Susilo Hardianto | Marcus Suprihadi | Kamis, 16 Februari 2012 | 14:47 WIB
|
Share:

JAYAPURA, KOMPAS.com- Mama-mama Papua yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang, Kamis (16/2/2012), mendatangi kantor DPR Papua, Jayapura. Mereka menuntut agar rencana pembangunan pasar permanen bagi mereka diakomodasi dalam RAPBD Provinsi Papua tahun 2012.

Dalam aksi itu, mama-mama Papua menggugat lagi janji pemerintah yang pernah menjanjikan akan membangun pasar permanen itu pada tahun 2010. Bahkan mereka pun membawa poster bergambar mantan Gubernur Papua, Barnabas Suebu yang menya takan suaranya adalah surat keputusan (SK).

Namun, hingga saat ini janji itu hanya tinggal janji. Mama-mama Papua selama ini hanya menempati pasar sementara di Jalan Percetakan, Jayapura. Ide keberpihakan, perlindungan, dan pemberdayaan pelaku ekonomi dasar terutama masyarakat asli Papua sebagaimana disebutkan dalam Undang-Undang Otonomi Khusus hanya jadi isapan jempol saja.

Pendamping mama-mama Papua, Cyntia Warwe, mengatakan, selama ini mama-mama Papua hanya dibohongi saja. Oleh karena itu, dalam pernyataan tertulis mereka, mama-mama Papua, sebagaimana dikemukakan oleh Yuliana Pigai meminta agar rencana pembanguan pasar permanen harus dituliskan supaya tidak ada pembohongan lagi.