KOMPAS/AGNES RITA SULISTYAWATY
ILUSTRASI KEBAKARAN
BANDA ACEH, KOMPAS.com - Rumah milik orangtua Muhammad TA, salah satu calon Wakil Bupati Pidie dibakar orang tak dikenal, Rabu (15/2) sekitar pukul 02.30 dini hari. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Karena pembakaran itu, pintu belakang rumah yang terletak di Gampong Sagoe, Simpang Tiga, musnah.
Menurut Muhammad TA, ibunya yang dini hari itu belum tidur tiba-tiba melihat cahaya terang dari bagian belakang rumah. Setelah dilihat, ternyata pintu belakang sudah terbakar.
"Beliau menjerit. Adik saya dan suaminya terbangun. Demikian pula dengan adik lak-laki saya, Mahfud. Mereka lalu memadamkan api bersama tetangga-tetangga yang ikut terbangun," tutur Muhammad.
Saat kejadian itu Muhammad TA hendak pulang dari posko pemenangan di kawasan Keuniree, ke rumahnya yang juga berada di kawasan kota.
Sebelum kejadian , seorang tetangga Muhammad TA melihat dua orang mengendarai motor parkir di kebun belakang rumahnya. Tak ada kecurigaan warga yang saat itu sedang menonton bersama siaran langsung sepakbola di televisi yang diputar di sebuah kedai kopi dekat dua orang tak dikenal itu parkir.
Diduga, keduanya membakar dengan membawa jiriken berisi bahan bakar minya dan sumbu kompor untuk menyulut. Ini sudah kami laporkan ke kepolisian. Sejak pagi tadi polisi sudah ke tempat kejadian, kata dia.
Muhammad TA adalah calon wakil bupati yang akan bertarung dalam Pilkada Pidie 9 April 2012 mendatang. Dia bersama calon bupati, T Khairul Basyar, diusung oleh Partai Demokrat, yang berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai SIRA.
Muhammad TA dulu dikenal sebagai aktivis SIRA Referendum pada masa konflik Aceh.

