KOMPAS.com / ARI WIDODO
Risky Kasmatji (15) korban bentrok antarkelompok di Jalan lingkar Demak, menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Islam NU Demak, Rabu (15/2/2012).
DEMAK, KOMPAS.com - Lima orang terluka akibat bentrok antarkelompok yang terjadi di sebuah warung kopi di Jalan Lingkar Pantura Demak, Jawa Tengah, Rabu dini hari (15/2/2012). Korban yang rata-rata masih berusia muda tersebut adalah warga Desa Katonsari, Demak. Mereka mengalami luka lebam hampir di sekujur tubuh karena diinjak-injak, dan luka robek di bagian kepala, punggung serta tangan akibat sabetan benda tajam.
Para korban bentrokan kini menjalani perawatan intensif di dua rumah sakit berbeda di Demak. Korban atas nama Risky Kasmatji (15) dan Andika Agung (19) di rawat di Rumah Sakit Islam NU Demak, sedangkan Imron Rosadi (18) dan Fatkurohman (17) masih dirawat di Rumah Sakit Daerah Sunan Kalijaga Demak. Sementara, korban lainnya Muhlisin (19) hanya menjalani rawat jalan.
Menurut Imron, usai berkeliling kota Demak, dia bersama teman-temannya singgah di warung untuk minum kopi dan makan . Namun, tiba-tiba datang sekelompok pemuda. Tanpa basa-basi, mereka langsung menyerang membabi buta menggunakan botol minuman dan juga senjata tajam. Banyak penyerang tak mampu diimbangi oleh Imron dkk. Alhasil, mereka menjadi bulan-bulanan,
Beruntung, warga berdatangan ke lokasi setelah mendengar adanya keributan dan langsung melerai. "Tidak tahu duduk persoalannya, kelompok pemuda asal Wonosalam itu langsung menyerang kami. Baru duduk 5 menit, dipukul dan diinjak-injak, ini kepala saya sampai bocor," kata Imron.
Kepala sub bagian Humas Polres Demak AKP Sutomo mengatakan, pihaknya kini telah mengamankan 8 tersangka pengeroyokan di Jalan lingkar, dan masih melakukan pemeriksaan untuk kepentingan penyidikan. "Pascabentrokan, satuan Reskrim dan Intelkam langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap para pelaku," kata AKP Sutomo.

