Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 07:00 WIB
Pemkot Tegal Akan Bongkar Tempat Prostitusi
Siwi Nurbiajanti | Nasru Alam Aziz | Selasa, 14 Februari 2012 | 20:55 WIB
|
Share:

TEGAL, KOMPAS.com -- Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, akan segera membongkar kawasan gudang barang milik PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) IV Semarang yang terletak di Jalan Panggung Timur Kota Tegal. Hal itu karena kawasan tersebut telah berubah fungsi menjadi kawasan prostitusi.

Pemkot Tegal berencana menjadikan kawasan tersebut sebagai hutan kota. Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya, Selasa (14/2/2012), mengatakan bahwa Pemkot Tegal akan mempercepat proses pembongkaran kawasan gudang barang, dari jadwal yang semula direncanakan. Sebelumnya, sosialisasi pembongkaran kepada penghuni kawasan gudang barang akan dilakukan pada 16 Februari, dan pembongkaran akan dilakukan dua pekan kemudian.

Namun demikian, berdasarkan rencana terakhir, pembongkaran akan langsung dilakukan pasca sosialisasi. Hal itu menyusul ditemukannya kasus penyekapan dan penjualan anak perempuan di bawah umur, di kawasan tersebut. "Besok setelah ada sosialisasi, langsung dilakukan pembongkaran," kata Ikmal.

Menurut dia, Pemkot Tegal telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Daop IV, terkait rencana pembongkaran tersebut. Selain gudang barang, pembongkaran akan dilakukan pada rumah-rumah dan warung yang diduga sebagai tempat prostitusi terselubung.

Dari pendataan, pemerintah menemukan sekitar empat mucikari dan 18 pekerja seks komersial (PSK) yang berada di kawasan gudang barang.

Pemkot Tegal akan membantu para PSK yang berada di kawasan itu, untuk mendapatkan keterampilan dan pelatihan. Dengan demikian, pasca penertiban, mereka diharapkan bisa hidup mandiri dan meninggalkan pekerjaan sebagai PSK.