MAJENE, KOMPAS.com - Petani di Desa Limbua Kecamatan Sendana Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, meminta agar bantuan benih padi dan pupuk segera disalurkan pada musim tanam awal tahun ini.
"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, diharapkan lebih cepat menurunkan bantuan berupa benih dan pupuk agar bisa digunakan pada musim tanam padi," kata Junding, salah seorang petani Desa Limbua, Majene, Minggu (12/2/2012).
Menurutnya, bantuan benih dan pupuk sangat dinantikan dalam rangka meringankan beban biaya bagi petani di daerah ini. "Terkadang selama ini bantuan benih padi dan pupuk dikucurkan saat petani sudah memasuki musim panen. Akibatnya, bantuan pemerintah itu tidak dapat digunakan tepat waktu," katanya.
Ia mengatakan, mestinya bantuan sarana pertanian ini disalurkan saat memasuki musim tanam sehingga bermanfaat untuk petani. "Petani padi di daerah ini tentu mendambakan bantuan benih dan pupuk agar produksi padi meningkat," jelasnya.
Selain itu kata dia, pemerintah juga diingatkan agar bantuan ini benar-benar disalurkan tepat sasaran. "Petani di daerah ini sangat kecewa akibat ada diskriminasi pemberian bantuan dan bahkan terkadang bantuan itu dipangkas oleh pengelola bantuan," ungkapnya.
Olehnya karena itu, pemerintah diharapkan ikut memantau langsung kondisi petani yang menerima bantuan. "Komunikasi antara pemkab dan petani sangat penting. Ini agar pemerintah mengetahui sejauh mana bantuan yang mereka salurkan kepada petani," katanya.
