Lahan Pertanian Kota Malang Terancam Habis - Kompas.com

Lahan Pertanian Kota Malang Terancam Habis

Yatimul Ainun
Kompas.com - 11/02/2012, 11:41 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Bangunan pertokoan dan perumahan di Kota Malang, Jawa Timur, beberapa tahun ini terus menjamur. Hal tersebut berakibat pada berkurangnya lahan pertanian. Otomatis, produksi hasil pertanian juga berkurang.

"Dalam ada beberapa tahun ini, luas lahan pertanian setiap tahunnya terus mengalami pengurangan. Hal itu jelas mempengaruhi produktivitas hasil pertanian yang ada," jelas Kepala Dinas Pertanian (Dintan) Kota Malang, Ninik Suryantini, Sabtu (11/2/2012). Dengan kondisi demikian, pemerintah Kota Malang tidak berani mencanangkan target produktivitas pertanian pada 2012.

"Kalau produksi perhektare tetap sesuai target. Tapi kalau luas lahan jelas berkurang," jelasnya.

Ninik membeberkan, dari data Dintan Kota Malang, pada 2007 silam, luas lahan pertanian masih sekitar 1.550 hektare. Data terakhir pada 2010 terus menyusut dan tinggal 1.400 hektare saja.

"Tahun 2012 ini, luas lahan sudah tinggal 1.300 hektare. Itu data sementara yang kami miliki," akunya.

Ditanya soal produktivitas pertanian yang ada di tahun 2011, sebanyak 6,7 ton per hektarenya. "Jumlah itu naik 5 persen dibanding tahun sebelumnya. Itu sesuai target produktivitas per hektare dari pemerintah pusat," ujarnya.

Untuk 2012 ini, Dintan Kota Malang tak berani mencanangkan target akumulatif pada 2012 ini. Karena masih menunggu validasi data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang sebelum menentukan target produksi. "Kami masih menunggu validasi data dari BPS," katanya.

Lebih lanjut Ninik mengatakan, meski produktivitas pertanian di Kota Malang secara keseluruhan menurun, pihaknya tetap yakin tak akan mempengaruhi ketahanan pangan. "Karena, Kota Malang mengandalkan daerah lain seperti Kabupaten Malang atau Blitar untuk memenuhi kebutuhan padi," katanya.

Ditanya, apa penyebab berkurangnya lahan pertanian di Kota Malang, Ninik menjawab, karena disebabkan peralihfungsian lahan pertanian menjadi kawasan pertokoan dan menjamurnya perumahan.

"Makanya, Dintan mengusulkan kepada Badan Perencanaan Pembangunan daerah (Bappeda) Kota Malang, soal penetapan lahan abadi atau biasa disebut sabuk hijau dalam Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) 2011-2012," katanya.

Ninik menambahkan, pihaknya mengusulkan untuk melindungi kawasan pertanian yang tersisa agar tidak berubah fungsi jadi pertokoan dan perumahan. Karena dari lima kecamatan yang ada, untuk Kecamatan Klojen sudah tidak ada lagi lahan pertanian yang tersisa. "Selain Klojen, yang masih tersisa lahan pertanian di antaranya, di Kecamatan Sukun, Lowokwaru, Kedungkandang dan Blimbing. Saat ini Dintan Kota Malang sudah menyiapkan anggaran senilai Rp 1,2 miliar untuk program pertanian," katanya.

PenulisYatimul Ainun
EditorPepih Nugraha

Terkini Lainnya

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Nasional
Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Regional
Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Nasional
65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

Regional
Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Nasional
KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

Nasional
Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Regional
Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nasional
Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Internasional
Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Nasional
Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Nasional
Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Megapolitan
Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Regional
Unik, Hotel di Solo Ini Ciptakan Pohon Natal dari Bahan Mi Soun

Unik, Hotel di Solo Ini Ciptakan Pohon Natal dari Bahan Mi Soun

Nasional
Kemendikbud Ralat Konten Buku Kelas VI Kurikulum 2006 soal Ibu Kota Israel

Kemendikbud Ralat Konten Buku Kelas VI Kurikulum 2006 soal Ibu Kota Israel

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM