KOMPAS/SIWI NURBIAJANTI
Ilustrasi kebun jagung
ATAMBUA, KOMPAS.com- Kabupaten Belu bagian utara, Nusa Tenggara Timur, surplus jagung hibrida. Tidak ada hama belalang atau kekeringan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belu, Remigius Asa, Sabtu (11/2/2012), mengatakan, ia optimis panen jagung dan jenis tanaman lain tahun ini cukup sukses.
"Bibit jagung hibrida yang dibagikan pemerintah Belu telah dimanfaatkan petani untuk menanam. Semuanya cukup sukses. Tidak ada tanaman yang gagal, khususnya di bagian Belu Utara," kata Asa.
Ia yakin, Belu tahun 2012 surplus pangan. Tidak ada ancaman kelaparan menjelang puncak kemarau tahun ini (Oktober- Januari).

