Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 01:01 WIB
Tambang Emas
Komnas HAM Temui Kepala Polres Banyuwangi
Siwi Yunita Cahyaningrum | Nasru Alam Aziz | Jumat, 10 Februari 2012 | 16:44 WIB
|
Share:
Siwi Yunita Cahyaningrum/KOMPAS Ribuan penambang emas berunjuk rasa di depan kantor PT Indo Multi Niaga, Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggrahan, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (10/8/2011). Mereka menuntut diperbolehkan menambang di kawasan Tumpangpitu.

BANYUWANGI, KOMPAS.com — Koordinator Penegakan Hukum Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Sriyana bertemu dengan Kepala Polres Banyuwangi Ajun Komisaris Besar Nanang Masbudi, Jumat (10/2/2012) siang.

Pertemuan itu terkait laporan dugaan pelanggaran HAM di kawasan penambangan emas Tumpangpitu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Sriyana menyatakan telah mengumpulkan data mengenai indikasi pelanggaran HAM dan lingkungan di Tumpangpitu. ”Kami melihat langsung kondisi masyarakat sekitar dan bagaimana lingkungannya,” kata Sriyana.

Menurut Sriyana, pihaknya pun telah mendapat penjelasan tentang sanksi hukum terhadap anggota kepolisian yang menembaki petambang pada Juli 2011. ”Mereka sudah dikenai sanksi intern. Kini kami mencoba mencari solusi agar tak ada konflik di daerah tambang agar warga tak menjadi korban,” kata Sriyana.