Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 01:00 WIB
Kecelakaan
Inilah Kronologi Kecelakaan Truk Tercebur ke Laut
Yulvianus Harjono | Marcus Suprihadi | Jumat, 10 Februari 2012 | 15:55 WIB
|
Share:
KOMPAS/YULVIANUS HARJONO Kondisi di Dermaga III Bakauheni yang luluh lantak setelah tertabrak truk yang mengalami rem blong, dan kemudian tercebur ke perairan, Jumat (10/2/2012).
Foto:

KALIANDA, KOMPAS.com — Peristiwa terjunnya sebuah truk fuso di Dermaga III Pelabuhan Bakauheni Lampung pada Kamis (9/2/2012) pukul 23.30 WIB diyakini kuat akibat rem blong. Berikut ini kronologi kejadian yang mengakibatkan dua truk rusak dan tujuh sepeda motor hancur, empat di antaranya ikut tenggelam.

Berdasarkan penelusuran polisi yang dihimpun dari sejumlah saksi, truk bernomor polisi BE 9133 CC meluncur kencang dengan kondisi mesin mati dari arah tanjakan/turunan Pasar Bakauheni. Kendaraan ini melaju di ruas jalan yang salah, yaitu yang menuju ke arah Bandar Lampung, langsung mengarah ke gerbang Pelabuhan Bakauheni yang berada lurus di depannya.

Lalu, truk terus menuju ke areal bongkar muat kendaraan di Dermaga III Bakauheni yang saat itu kondisinya tidak terlalu padat oleh kendaraan karena baru selesai bongkar muat.

Meski begitu, masih terdapat sejumlah truk dan sepeda motor yang diparkir. "Lalu, ada suara teriak 'awas-awas' rem blong dari dalam truk itu. Saya kaget setengah mati, sebab persis ada di samping. Truk itu lalu menabrak apa saja di depannya, termasuk motor. Batu-batu dan debu mental semua, salah satunya menimpa jidat saya," ujar Made Widya (31), salah seorang saksi mata yang mengalami luka akibat peristiwa ini, Jumat (10/2/2012). Kecepatan truk itu diperkirakan mencapai lebih dari 80 km per jam.

Setelah menyapu dan melindas motor-motor yang diparkir, truk lalu menghantam sebuah kontainer yang diparkir di pinggir Dermaga III sebelum akhirnya tercebur ke laut.

Serpihan bodi sepeda motor, potongan-potongan besi truk berupa pintu yang ringsek, dan pecahan-pecahan beton yang dirusak berserakan di jalur bongkar muat Dermaga III Bakauheni.