MUARO JAMBI, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi Jambi akan membangun jalan khusus sepanjang 125 kilometer. Jalan yang menghubungkan sentra tambang batubara dengan Pelabuhan Talang Dukuh Kota Jambi ini akan mengendalikan persoalan kerusakan jalan umum di Jambi yang kondisinya amat parah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Ivan Wirata mengemukakan, jalan khusus akan dibangun oleh konsorsium usaha batubara dari Kecamatan Mandiangin, Sarolangun, yang merupakan daerah tambang batubara, hingga Pelabuhan Talang Dukuh di Kota Jambi.
Dengan adanya jalan khusus, masalah distribusi hasil bumi yang selama ini mengakibatkan kerusakan jalan tidak akan lagi terjadi. Sebagaimana diketahui, saat ini 1.000 kilometer jalan di Jambi dalam kondisi rusak berat, sedang, dan ringan. Sebagian persoalannya karena selalu dilewati angkutan-angkutan batubara dengan muatan berlebih.
Tidak hanya untuk batubara, produksi lainnya seperti sawit, karet, dan hasil-hasil pertanian juga dapat melewati jalan khusus melalui sistem berbayar yang dikelola swasta. Dengan lancarnya distribusi, kesejahteraan petani bakal meningkat. Nilai tukar petani kami harapkan akan naik, ujar Ivan, di Muaro Jambi, Jumat (10/2/2012).
