KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Bandara Adisutjipto Yogyakarta
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Republik Ceko secara resmi membuka Kantor Perwakilan Konsulat di Yogyakarta, Kamis (9/2/2012) malam di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta.
Pembukaan Kantor Perwakilan Konsulat Republik Ceko ini diharapkan semakin mempererat hubungan antar Republik Ceko dan Indonesia.
"Kami berharap, pembukaan Kantor Perwakilan Konsulat ini tidak hanya dalam konteks kerjasama antar negara saja, tetapi juga antar warga negara. Kantor ini bisa memberikan informasi sejarah, budaya, hingga bisnis yang bisa mendekatkan hubungan antar negara," kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat pembukaan Kantor Perwakilan Konsulat Republik Ceko di Hotel Royal Ambarrukmo.
Menurut Sultan, secara historis Republik Ceko pernah memberikan bantuan pembuatan pra studi kelayakan bandara Internasional DIY di Kabupaten Kulon Progo berikut sarana transportasinya.
Pembuatan pra studi kelayakan bandara internasional dan sarana transportasi ini menghabiskan dana sekitar 2,5 juta dollar AS. Kepada Republik Ceko, DIY menawarkan industri kreatif IT.
Sultan mengungkapkan, saat ini terdapat sebanyak 98 perusahaan industri kreatif IT di DIY yang bisa dikembangkan bersama Republik Ceko. Selain itu, DIY juga melirik keunggulan Republik Ceko dalam hal industri komponen. Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia Tomas Smetanka mengatakan, ada banyak peluang yang bisa dikembangkan antara Republik Ceko dan DIY.
Secara historis, menurut Tomas, Republik Ceko khususnya Kota Praha memiliki kesamaan sebagai kota bersejarah dengan budaya yang kental seperti halnya Yogyakarta.
Turut hadir dalam peresmian Kantor Perwakilan Konsulat Republik Ceko ini, Konsulat kehormatan Republik Ceko Hermawan Kertajaya, Perwakilan Konsul Republik Ceko di Yogyakarta Eddy Tjia, Atase Komersial Republik Ceko Jan Janda, Wakil CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama dan sejumlah tamu undangan.
