Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 00:22 WIB
Ekspedisi Cincin Api
Jalan Lintas Tengah Sumatera Berlubang-lubang
Budiman Tanuredjo | Agus Mulyadi | Kamis, 9 Februari 2012 | 23:40 WIB
|
Share:

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
Ilustrasi: Tim Ekspedisi Cincin Api Kompas, Indira Permanasari, Agung Setyahadi, Ahmad Arif, Budyawan Sidik, Iwan Setiyawan (kiri ke kanan) di Pelawangan Senaru dengan latar belakang lanskap Gunung Rinjani (3.726 mdpl), Gunung Barujari dan Danau Segara Anak, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (30/9/2011).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Ekspedisi  Cincin Api yang sedang menyusuri Sesar Sumatera, hari Kamis (9/2/2012) pukul 22.00 tiba di Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Mereka beristirahat sejenak sambil makan malam, sebelum melanjutkan perjalanan ke Liwa, Kabupaten Lampung Barat.

"Perjalanan ke Liwa masih sekitar 100 kilometer," kata Ketua Tim Ekspedisi Cincin Api, Ahmad Arif, Kamis malam.

Tim Ekspedisi Cincin Api berangkat dari Kantor Kompas Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, Jumat pagi. "Kini lagi makan pecel lele di pinggir jalan," kata Arif.

Arif melaporkan, jalan di lintas tengah Sumatera berlubang-lubang sehingga menghambat laju perjalanan. "Banyak truk yang tergelincir. Sudah tiga truk tergelincir," kata Arif.

Perjalanan ke Liwa, kata Arif, masih harus menempuh lima jam perjalanan lagi , karena kondisi jalannya jelek.

Tim Ekspedisi akan menuliskan karakter dari Sesar Sumatera, serta mengeksplorasi pandangan masyarakat soal daerah gempa di Sesar Sumatera.

Tim Ekspedisi telah memantau dan memetakan sejumlah gunung api di Indonesia.

Liputan Tim Ekspedisi bisa dibaca di Kompas, Kompas.com, dan bisa disaksikan di Kompas TV, serta bisa diunduh di AppStore dalam bahasa Indonesia dan  bahasa Inggris.

Satu laporan Tim Ekspedisi Cincin Api, Toba Mengubah Dunia, memenangkan anugerah jurnalistik Indonesia 2011.