Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 00:09 WIB
Gusdurian Gelar Haul Akbar Gus Dur di Sidoarjo
Achmad Faizal | Tri Wahono | Kamis, 9 Februari 2012 | 20:20 WIB
|
Share:
Achmad Faizal Pengurus Gusdurian Jatim memberikan keterangan pers tentang Haul Akbar Gus Dur ke-2, Kamis (9/2/2012).

SURABAYA, KOMPAS.com - Forum Pecinta Gus Dur (Gusdurian) Jawa Timur akan menggelar Haul Akbar ke-2 Gus Dur, Minggu (12/2/2012), di Sidoarjo. Lebih dari 10.000 massa Gus Dur lintas agama dan golongan dipastikan akan memenuhi acara yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Sidoarjo tersebut.

"Selain tahlil akbar dan doa bersama, acara tersebut juga akan diisi dengan penyampaian testimoni sosok Gus Dur oleh sahabat-sahabat dekat Gus Dur dari kalangan pejabat, tokoh lintas agama, ulama, hingga petani," kata Ketua Panitia acara, Muhammad Feriwansyah kepada wartawan di Surabaya, Kamis (9/2/2012).

Nama-nama yang dijadwalkan akan memberikan testimoni pada Haul Akbar ke-2 mantan Presiden RI keempat itu antara lain Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Polisi Sutarman, dan KH Ilham dari Jombang. Feriwansyah mengaku banyak tokoh politik nasional yang sebenarnya ingin datang pada acara tersebut.

"Dengan berat hati dan tanpa bermaksud apa-apa kami terpaksa menolak, karena kami tidak ingin acara ini dipandang politis, acara ini murni gagasan dari pecinta Gus Dur," ujar Ketua Gusdurian Jatim ini.

Isteri Gus Dur, Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid menambahkan, acara ini mengingatkan kembali sosok Gus Dur sebagai guru bangsa. "Yang terpenting adalah menguatkan kembali gagasan beliau tentang pentingnya pluralisme, humanisme, dan demokrasi bagi negara ini," katanya.

Menurut Shinta, banyaknya peristiwa yang berbau SARA di Indonesia ini membuktikan bahwa belum semua warga Indonesia memahami nilai-nilai pluralisme dan humanisme. ''Bukan hanya warga negara, pemerintah pun kadang dalam kebijakannya belum mencerminkan nilai-nilai pluralisme,'' tambahnya.