Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 08:11 WIB
Kronologi Bunuh Diri Briptu Dodik Versi BBM
Siwi Yunita Cahyaningrum | Nasru Alam Aziz | Kamis, 9 Februari 2012 | 11:36 WIB
|
Share:
KOMPAS/SIWI YUNITA CAHYANINGRUM

BANYUWANGI, KOMPAS.com — Hingga Kamis (9/2/2012), belum ada keterangan resmi mengenai kasus bunuh diri Briptu Dodik Setiawan, anggota Polsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Jawa Timur. 

Namun, beredar informasi melalui BlackBerry Messenger (BBM) bahwa Dodik menembak kepalanya sendiri karena persoalan rumah tangga, Rabu (8/2/2012). Dodik menggunakan pistol inventaris di pos penjagaan. Peluru panas menembus kepala Dodik melalui pelipis kanan.

Disebutkan, saat itu Dodik sedang bertugas jaga bersama Brigadir Arif Kurniawan dan Brigadir Sugihandono. Sejak pagi Dodik terlihat gelisah, tetapi tidak bercerita apa-apa kepada temannya.

Pada pukul 16.15 WIB, ia menerima telepon dan berbicara di ruang Intel. Sesaat kemudian terdengar bunyi letusan pistol.

Sugihandono pun mengecek ke ruang Intel dan melihat Dodik sudah tidak bernyawa dan berlumuran darah di kepalanya. Posisinya saat itu terduduk di kursi.

Kronologi kematian Dodik melalui BBM ini belum mendapat konfirmasi dari pimpinan Polres Banyuwangi. Kepala Polres Ajun Komisaris Besar Nanang Masbudi maupun wakilnya, Komisaris M Aldian, serta Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Dewa Putu Eka belum bersedia berkomentar.