MANADO, KOMPAS.com - Anggota DPRD Kota Manado melancarkan kritik atas pemborosan pemakaian listrik Kantor Wali kota Manado. Tiap bulan biaya listrik kantor wali kota mencapai Rp 600 hingga Rp 700 juta.
Udin Musa dan Fraksi Golkar dan Hengky Kawalo dari Fraksi PDI-Perjuangan di Manado, Rabu (8/2/2012) meminta pemerintah kota Manado melakukan penghematan karena biaya listrik dibayar oleh rakyat. "Ongkos listrik tiap bulan sama dengan anggaran sebuah sekolah dasar," katanya.
Pihak DPRD Kota Manado berinisiatif menanyakan langsung anggaran listrik pemerintah kota Manado ke PT PLN Manado. Apa benar ongkos listrik sebanyak itu seperti disampaikan bagian keuangan Kota Manado.
Secara khusus Hengky Kawalo meminta wali kota Manado dan wakil wali kota Manado menegur satuan unit kerja pemerintah yang menggunakan listrik seenaknya tanpa memikirkan nasib rakyat. " Mari lakukan gerakan penghematan, kalau AC alat pendingin tidak dipakai dimatikan," katanya.

