Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 23:35 WIB
KEDIRI
Bocah Penderita Tumor Itu Kini Bisa Berobat...
M Agus Fauzul Hakim | Glori K. Wadrianto | Rabu, 8 Februari 2012 | 14:35 WIB
|
Share:
Kompas.com/M.AGUS FAUZUL HAKIM M.Arul Ulya Latif (5), penderita tumor syaraf akhirnya dapat berobat dengan menggunakan Jamkesda, Rabu (8/2/2012).

KEDIRI, KOMPAS.com - M.Arul Ulya Latif (5), bocah penderita tumor syaraf asal Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur akhirnya bisa mendapatkan pegobatan. Dinas Kesehatan setempat akhirnya mengabulkan permohonan Jamkesda bagi Arul.

Dibawa oleh sang ibu Darmi, Rabu (8/2/2012), Arul datang ke kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, di Jalan Pamenang Nomor 1. Mereka diantar Sriwati, kerabatnya dengan berboncengan menggunakan sepeda motor. Kedatangan mereka sungguh membuat miris pengunjung kantor. Bagaimana tidak, kondisi kesehatan bocah itu masih lemas dan memprihatinkan. Selain itu, jarak yang mereka tempuh mencapai 15 kilometer.  "Saya mengajaknya karena disuruh oleh petugas. Tapi Alhamdulillah, sudah dapat Jamkesda," kata Darmi.

Setelah proses verifikasi di Dinkes selesai, Darmi akan membawa Arul ke RSUD Pare untuk dilakukan perawatan. Jika peralatan di rumah sakit itu tidak memungkinkan, Arul akan dirujuk ke RSUD Dr.Soetomo, Surabaya, untuk menjalani kemoterapi.

Meskipun demikian, bukan berarti mereka sepenuhnya lepas dari kegelisahan. Sebab, Jamkesda hanya menutup biaya pengobatan. Sementara keperluan lain seperti transportasi masih menjadi masalah tersendiri. "Ya gak tahu nanti berangkatnya ke Surabaya gimana, tapi yang penting bersyukur karena sudah dapat Jamkesdanya," imbuh Darmi.

Sebelumnya, nasib Arul sempat terkatung-katung setelah upaya perpanjangan Jamkesda ditolak oleh petugas Dinkes. Petugas menilai keluarga Arul cukup mampu secara ekonomi karena tinggal di rumah yang berlantai keramik. Padahal, Arul dan keluarganya tinggal di rumah itu karena menumpang hidup dari Sriwati. "Tadi Jamkesdanya sudah beres, setelah dilakukan verifikasi ulang," kata Budi Santoso, staff Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPMK), Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Arul menderita tumor sejak tahun 2010. Berawal dari demam yang tidak kunjung sembuh lalu diikuti munculnya bintik coklat kehitaman di bola matanya. Saat ini, kondisi Arul bertambah buruk. Area kelopak kedua matanya menghitam dan bola matanya membesar. Kepalanya yang plontos membuat urat syarafnya yang berwarna kehitaman kentara terlihat. Sementara suara tangisan terus terdengar dari bocah itu.