Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 23:27 WIB
Perikanan
Ribuan Ikan Mati akibat Cuaca Ekstrem
Irma Tambunan | Marcus Suprihadi | Selasa, 7 Februari 2012 | 15:24 WIB
|
Share:
KOMPAS/IRMA TAMBUNAN Ribuan ikan di kolam budidaya di Muaro Jambi mati mendadak, Selasa (7/2/2012). Diduga, cuaca ekstrem belakangan ini menyebabkan ikan tak tahan panas dan mati.

MUARO JAMBI, KOMPAS.com — Ribuan ikan dalam kolam budidaya di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, mati mendadak. Penyebabnya diduga akibat cuaca ekstrem belakangan ini.

Petani setempat, Haryono, mengatakan, cuaca ekstrem telah mengakibatkan sekitar 1.700 ekor patin mati seketika. Ikan-ikan tersebut padahal telah berusia sekitar dua bulan.

”Ikan tidak tahan dengan cuaca panas belakangan ini sehingga banyak yang mati,” tuturnya, Selasa (7/2/2012).

Di kolam patin milik Ferry, sekitar 300 kilogram ikan yang hampir dipanen juga mati mendadak.

Ketua Kelompok Tani Tunas Baru, Timan, membenarkan banyaknya ikan patin yang mati mendadak diduga akibat faktor cuaca. ”Petani bisa rugi besar jika ikannya banyak yang mati. Apalagi sekarang harganya sedang jatuh,” tuturnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jambi, memasuki musim kemarau ini hujan dan angin kencang masih sesekali terjadi. Cuaca cenderung ekstrem, panas terik di siang hari lalu hujan deras pada malam hari.