Yulvianus Harjono/KOMPAS
Sejumlah bangunan rumah di Branti, Lampung Selatan, dibongkar oleh pemiliknya untuk proyek pelebaran jalan lintas timur Sumatera, Senin (6/2).
GUNUNG SUGIH, KOMPAS.com - Sejumlah rumah di Branti dan Tegineneng yang berada di pinggir jalan lintas timur Sumatera di Lampung Tengah, mulai dibongkar sukarela oleh pemiliknya.
Seperti terlihat Senin (6/2/2012), bangunan-bangunan rumah semipermanen dan pagar-pagar rumah di tepi sepanjang jalintim Sumatera ruas Branti dan Tegineneng telah dihancurkan. Ini dilakukan untuk kegiatan pelebaran jalan di ruas ini.
Saat ini, lebar jalan yang padat dilewati kendaraan ini hanya 12 meter, terdiri dari dua ruas dari masing-masing arah jalan yang berlawanan. Setelah proyek pelebaran, lebar jalan ini akan mencapai 30 meter, terdiri dari empat ruas jalan sekaligus.
Pelebaran ruas jalan dari Bandara Raden Intan ke pertigaan Lampung - Metro ini mendesak dilakukan mengingat di ruas jalan ini sering terjadi kemacetan. Ruas jalan ini dikenal sebagai salah satu bottle neck (leher botol) penyebab kemacetan di jalinsum.

