SOLOK, KOMPAS.com - Praktik pertambangan pasir, batu, dan kerikil di Kanagarian Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti , Kabupaten Solok, Sumatera Barat kian memprihatinkan.
Pada Senin (6/2/2012) sejumlah titik pertambangan di pinggir jalan lintas menuju Sungai Penuh dan Kerinci di Jambi itu tampak melakukan pengambilan material secara terbuka dan relatif tidak mengindahkan lingkungan hidup.
Pasir yang diambil dari kawasan perbukitan terlihat dicuci begitu saja dengan aliran air. Sisa cucian pasir mengalir begitu saja menuju aliran sunga i dan mengubah warna air jadi coklat pekat.
Sepanjang aliran sungai itu, nyaris tidak terlihat lagi air yang jernih. Sementara material bebatuan yang diambil untuk kebutuhan pembangunan di sejumlah perkotaan cenderung membuat kawasan perbukitan labil.

