Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 08:03 WIB
PWA Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Wartawan Aceh
Mohamad Burhanudin | Robert Adhi Ksp | Minggu, 5 Februari 2012 | 18:03 WIB
|
Share:
GoogleMaps/KSP Aceh

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Persatuan Wartawan Aceh (PWA) Aceh Tenggara mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus kematian Darma S, wartawan sebuah media mingguan terbitan Medan, yang ditemukan tewas di parit di Desa Lawe Dua, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, Minggu (5/2) dini hari.

Kami meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Kami mendengar mereka sedang melakukan penyelidikan atas kematian Darma. Semoga segera terungkap motif dan pelakunya.
-- Asnawi

Ketua PWA Aceh Tenggara, Asnawi, Minggu, mengatakan, pihaknya menyampaikan duka sedalam-dalamnya atas kematian Darma S. Dia membenarkan bahwa Darma adalah anggota PWA Aceh Tenggara.

"Kami meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Kami mendengar mereka sedang melakukan penyelidikan atas kematian Darma. Semoga segera terungkap motif dan pelakunya," kata dia.

Asnawi mengaku juga belum tahu pasti penyebab kematian Darma. Saat kejadian, dirinya sedang berada di Banda Aceh.

Saya terakhir kali bertemu Darma sekitar 4 hari lalu. Waktu itu seperti tak terjadi apa-apa, ungkap dia.

Sejumlah rekan sejawat korban menuturkan, Darma S saat ini bekerja untuk media mingguan terbitan Medan, Monitor. Korban juga pernah bekerja sebagai wartawan untuk media terbitan Medan lainnya, Reportase.

Selama ini Darma tak pernah bermasalah dengan aktivitas jurnalistiknya, khususnya terkait berita-berita yang dituliskannya. Asnawi juga tak pernah mendengar korban terlibat masalah tertentu dengan orang lain atau instansi tertentu.

"Setahu saya, korban juga jarang keluar hingga larut malam. Saya tidak tahu mengapa kemudian korban ditemukan meninggal larut malam, bahkan dini hari," ujar dia.

Asnawi juga belum dapat mengonfirmasi perihal kematian Darma ke istri Darma. telepon selulernya saya hubungi belum bisa. "Mungkin besok (hari ini) kami akan mengonfirmasi langsung," tandasnya.

Selama ini Darma tinggal di Desa Semadam Awal, Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara. Dia meninggalkan seorang istri dan seorang anak.