shutterstock
Ilustrasi
BULUKUMBA, KOMPAS.com - Seorang penggembala ternak, Salamang (45), terpaksa dilarikan ke UGD RSUD Sulthan Daeng Radja, Bulukumba, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/2/2012) dini hari tadi. Betis kanannya ditembak oleh orang tak dikenal.
Menurut informasi petugas di rumah sakit, Salamang tertembak di kala dirinya akan hendak naik di sebuah gubuk yang berdiri tengah kebun di Dusun Pabambaeng, Desa Anrehua, Kecamatan Kindang, Bulukumba. Di gubuk itu ia ingin beristirahat setelah menjaga ternak milik anggota dewan, Mustamin Pattawari. Di saat itulah terdengar suara ledakan.
Mustamin Pattawari alias Pilip kepada Kompas.com menuturkan, peluru yang masih bersarang di betis korban tampak terlihat besar. Dirinya berharap, aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut.
Pilip juga menambahkan, dirinya sengaja memperkerjakan orang untuk menjaga ternak-ternaknya. Pasalnya, dirinya resah dikarenakan dalam tiga hari belakangan ini di daerahnya marak dengan pencurian ternak.
"Memang, sedang rawan pencurian di desa saya. Semalam saja sudah tiga ekor kuda dicuri," ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Akp Andi Alimuddin, mengatakan dirinya belum bisa berkomentar banyak. Pasalnya, kasus yang menimpa korban masih dalam penyelidikan kepolisian.
"Kami belum bisa berkomentar banyak, karena korban baru saja masuk ke rumah sakit. Kita juga belum melihat benda asing yang bersarang di betis kanan korban," jelas Alimuddin, di sela-sela mengunjungi korban.
Kejadian yang menimpa Salamang ini terjadi di saat jajaran anggota polres setempat sedang sibuk mempersiapkan diri menanti kedatangan Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Jhoni Waenal. Kapolda berencana akan mengunjungi pembangunan Mapolres Bulukumba yang baru selesai dikerjakan.

