Cyprianus Anto Saptowalyono/KOMPAS
Puting beliung yang terjadi Minggu (29/1) merobohkan rumah Rasiman di Kampung Tengkurak, Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, seperti terlihat Senin (30/1/2012).
SERANG, KOMPAS.com - Lebih dari 200 rumah warga di Kampung Tengkurak, Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten rusak diterjang puting beliung pada Minggu (29/1) sekitar pukul 13.30.
Satu anak tewas tertimpa runtuhan balok rumah akibat peristiwa tersebut. Berdasar pantauan, Senin (30/1/2012), warga terus bergotong royong membenahi kerusakan akibat terjangan puting beliung.
Terlihat pula aparat TNI yang membantu warga. Penuturan Rasiman, pada saat kejadian hujan deras. Selain itu guntur dan petir bersahut-sahutan. "Saya lalu mengajak anak dan istri saya masuk rumah. Tapi tak lama kemudian ada angin gede langsung merubuhkan rumah kami," katanya.
Bahrudin, anak Rasiman yang berusia lima tahun tertimpa balok rumah sehingga cidera parah di bagian kepala. Bahrudin sempat dibawa ke dokter dan puskesmas di Tanara, tapi akhirnya tidak tertolong.

