Minggu, 26 Oktober 2014

News / Regional

Pembunuhan

Gadis Cantik Diperkosa dan Dibunuh

Sabtu, 21 Januari 2012 | 19:51 WIB

MANADO, KOMPAS.com - Gadis berparas cantik, Lindy Melissa Pandoh (26), pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, tewas mengenaskan. Ia dibunuh mantan pacarnya, WW (28), di dalam mobil Avanza, Jumat (20/1/2012) malam.

Diduga, WW kemudian memperkosa korban. Mobil Avanza yang digunakan pelaku, ditemukan di ruas jalan Malalayang, dekat Tugu Bobocah, perbatasan Manado-Minahasa.

Kapolres Manado, Komisaris Besar Amran Ampulembang, di Manado Sabtu (21/1/2012) ini, menyebutkan, tersangka WW adalah pegawai Satuan Pamong Praja di Kabupaten Minahasa Selatan. WW menghabisi Lindy dengan beberapa tikaman di sekujur tubuh hingga paha.

Korban ditemukan polisi Malalayang di dalam mobil yang diparkir di pinggir jalan. Tersangka WW juga berada di dalam mobil duduk di jok depan, sedangkan jasad korban berada di jok belakang dengan posisi tertidur tanpa pakaian dan celana. Polisi memang curiga keberadaan mobil itu, saat melintas melakukan patroli keamanan di kawasan itu.

Awalnya WW menyebut korban Lindy dibunuh oleh dua orang tak dikenal bersepeda motor. Orang itu masuk ke mobil dan mengancam WW dengan pisau, sedangkan seorang lainnya memperkosa korban. Kedua orang itu secara bergantian memperkosa korban. Setelah puas mereka membunuh dan meninggalkan dirinya dan korban di mobil.

"Kami serahkan pemeriksaan WW kepada Polsek Malalayang. Tadi ia sudah mengaku membunuh korban," kata Amran.

Menurut Amran, cerita WW tidak masuk akal, sehingga malam itu ia langsung ditahan untuk diperiksa.

Sejak Sabtu pagi hingga petang, petugas Polsek Malalayang memeriksa WW secara intensif dengan menggiring kembali tersangka ke lokasi ditemukannya mobil. Dekat lokasi terdapat sebuah pondok bambu kosong.

Menurut Kapolsek Malalayang, Komisaris Adrian Syah, tersangka WW mengaku membunuh Lindy di pondok itu, setelah usaha memperkosa korban gagal. Dari cerita tersangka, korban sempat melakukan perlawanan saat diperkosa dengan cara mencakar dengan kuku leher dan dada tersangka.

WW mengaku kalap, kemudian menikam dada korban dengan pisau diikuti tikaman lainnya di perut. "Dari situ Lindy diangkut ke mobil dan diperkosa. WW mengaku membunuh korban, setelah kami periksa di lokasi pembunuhan," katanya.

Menurut Kapolsek Malalayang, WW dan Lindy pernah berpacaran beberapa tahun lalu. WW mengajak Lindy naik ke mobilnya usai keduanya keluar kantor pada Jumat petang. 

 

 

 


Penulis: Jean Rizal Layuck
Editor : Agus Mulyadi