PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Harga beras di tingkat penggilingan padi di Kalimantan Tengah saat ini mencapai Rp 6.500 per kilogram (kg), jauh diatas harga pembelian pemerintah sebesar Rp 5.060 per kg. Dikhawatirkan, penyerapan beras yang digelar Perum Bulog Divisi Regional Kalteng tak optimal.
Menurut Kepala Bidang Layanan Publik Perum Bulog Divre Kalteng Dandel Matal di Palangkaraya, Kalteng, Jumat (20/1/2012), beras diserap dari petani dengan pembayaran sesuai HPP. "Kalau harga beras di pasar lebih tinggi, petani tentu lebih memilih menjual beras ke pedagang," ujarnya.
Penyerapan tersebut penting untuk mengamankan cadangan beras di Kalteng. Karena itu, Perum Bulog Divisi Regional Kalteng telah mendatangkan beras dari luar Kalteng sebagai upaya menjaga ketahanan pangan.
Sebanyak 1.000 ton beras sudah tiba melalui Pelabuhan Pulang Pisau, akhir pekan lalu. Beras itu berasal dari Sulawesi Selatan. "Paling lambat akhir Januari 2012, sebanyak 2.500 ton lagi diharapkan sudah datang melalui Pelabuhan Sampit," papar Dandel.
Beras itu berasal dari Jawa Timur. Pasokan didatangkan untuk mencukupi kebutuhan setidaknya hingga April mendatang.

