Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 22:21 WIB
Tragedi Mesuji
Gubernur Lampung Tahan Amarah Terkait Mesuji
Yulvianus Harjono | Robert Adhi Ksp | Kamis, 12 Januari 2012 | 12:28 WIB
|
Share:
Yulvianus Harjono/KOMPAS Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P menemui warga Mesuji di Gedung Pemprov Lampung, Kamis (12/1)

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, terlihat tidak mampu menahan emosinya saat menemui para warga Mesuji yang mendatangi Kantor Pemprov Lampung, Kamis (12/1/2012).

Kalau Anda sekalian kecewa....Saya yang sebetulnya paling kecewa. Sebagai kepala daerah saya merasa tidak dihargai. Lampung dibikin rusuh, disebut ada orang yang potong memotong kepala. Itu sama sekali tidak benar.
-- Sjachroedin ZP

Saat berbicara di hadapan ratusan warga asli Mesuji yang berunjuk rasa itu, mata Sjachroedin ZP sempat berkaca-kaca, wajahnya memerah karena memendam emosi.

"Kalau Anda sekalian kecewa... Saya yang sebetulnya paling kecewa. Sebagai kepala daerah, saya merasa tidak dihargai," ujar politisi dari PDI Perjuangan ini.

Saat berbicara, ia sempat menghentikan omongannya sejenak karena larut dalam emosi. "Lampung dibikin rusuh, disebut ada orang yang potong memotong kepala. Itu sama sekali tidak benar. Kalaupun ada, itu tertembak," ujar dia.

Dalam kesempatan ini, ia mengaku geram dengan ulah sejumlah pihak yang mengatasnamakan warga Mesuji, Lampung, yang telah mendramatisasi kasus konflik tanah Mesuji.

"Kami sudah berupaya menangani kasus Register 45 Mesuji, ada yang sudah ditransmigrasikan ke Kalimantan. Eh, sekarang malah perambah makin banyak datang," ujarnya.