Sabtu, 30 Agustus 2014

News / Regional

Konflik Agraria

Warga Sodong dan Walhi Sumsel Gelar Aksi Damai

Kamis, 12 Januari 2012 | 08:05 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com — Warga Desa Sei Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, bersama Walhi Sumatera Selatan akan menggelar aksi damai untuk memperingati dua warganya yang tewas dalam bentrokan warga dan pekerja perusahaan perkebunan sawit PT SWA, 7 April lalu.

Aksi damai berupa zikir bersama ini sekaligus dimaksudkan untuk menggalang solidaritas masyarakat yang berkonflik lahan dengan perusahaan.

”Zikir bersama ini juga mengundang warga Mesuji, Lampung. Rencananya acara dihadiri 1.000-2.000 warga yang lahannya berkonflik dengan perusahaan di Sumatera Selatan,” kata tokoh pemuda Sei Sodong, Chichan, Kamis (12/1/2012).

Chichan mengatakan, zikir ini dilaksanakan hari Kamis sama dengan hari meninggalnya Syaktu Macan dan Indra Syafei. Zikir bersama dilaksanakan di kebun kelapa sawit, tepatnya di lokasi tewasnya kedua pemuda desa itu. Syaktu Macan dan Indra Syafei ditemukan terluka parah hingga akhirnya tewas di tangan para petugas keamanan PT SWA. Ratusan warga yang marah menyerbu kompleks perumahan pekerja PT SWA dan menewaskan lima pekerja.

Chichan menjamin acara akan berlangsung aman dan damai. Warga juga telah menghubungi pihak kepolisian setempat sebelum mengadakan acara.

Meskipun pemberitaan tentang peristiwa Sei Sodong mencuat di berbagai media,  hingga saat ini sengketa lahan yang dihadapi warga dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit belum selesai.

Direktur Walhi Sumsel Anwar Sadat mengatakan, acara ini sekaligus menggalang solidaritas masyarakat untuk bersama menghadapi kekuatan modal yang menggusur lahan rakyat.


Penulis: Irene Sarwindaningrum
Editor : Robert Adhi Ksp