Kerugian Akibat Pohon Tumbang Capai Rp 270 Miliar - Kompas.com

Kerugian Akibat Pohon Tumbang Capai Rp 270 Miliar

Kompas.com - 08/01/2012, 11:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak awal tahun 2012, hujan tak henti mengguyur Jakarta. Bahkan beberapa hari lalu sempat disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang dan papan reklame ambruk. Kejadian tersebut diperkirakan telah melahirkan kerugian mencapai Rp 270,17 miliar.

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Azas Tigor Nainggolan mengatakan,  17 kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat rusak tertimpa pohon dan reklame. Kemudian, lalu lintas Jakarta juga sempat lumpuh beberapa saat karena kemacetan di ruas jalan yang terhalang oleh pohon tumbang.

"Tidak cuma itu, sebanyak 87 pohon yang tumbang mesti diganti. Fasilitas umum yang rusak seperti halte busway dan gedung yang kacanya pecah akibat terkena patahan ranting juga harus diganti. Bisa saja kerugiannya lebih dari Rp 270,17 miliar," kata Tigor, di Jakarta, Minggu (8/1/2011).

Menurutnya, pada peristiwa pohon tumbang Kamis (5/1/2011), terdapat sekitar 5.000.000 mobil yang berada di seluruh ruas jalan di DKI Jakarta. Seandainya, satu mobil harus mengeluarkan dana Rp 54.000 untuk 12 liter bensin karena terjebak macet maka mobil-mobil tersebut akan menghabiskan dana Rp 270 miliar.

Tidak hanya itu, Dinas Pertamanan dan Pemakaman juga memiliki kewajiban untuk mengganti kerugian yang diderita warga yang kendaraannya rusak terkena pohon tumbang. Penggantian masing-masing kendaraan maksimal diberikan sebesar Rp 10 juta "Jumlah kendaraan rusak karena tertimpa pohon ada 17. Kalikan Rp 10 juta. Jadi, pihak asuransi dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta harus membayar asuransi sebesar Rp 170 juta maksimal," jelas Tigor.

Asisten Sekretaris Daerah DKI bidang Perekonomian, Hasan Basri Saleh, mengungkapkan, pihaknya belum menghitung kerugian yang timbul dari pohon tumbang saat hujan angin beberapa hari lalu. "Kami belum dapat data pastinya. Tapi, kerugian pastinya diakibatkan karena kemacetan lalu lintas, kendaraan bermotor yang rusak serta beberapa fasilitas umum yang rusak tertimpa pohon atau patahan ranting," kata Hasan.

Namun menurutnya, yang terpenting saat ini bukan melihat besar kerugiannya melainkan harus mencermati cuaca yang saat ini memasuki saat-saat yang ekstrim. Sehingga dapat membahayakan sistem pelayanan kota jika tidak ditanggulangi dengan baik.


EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Seekor Anjing Tertembak Tiga Kali demi Lindungi Tuannya dari Perampok

Seekor Anjing Tertembak Tiga Kali demi Lindungi Tuannya dari Perampok

Internasional
Ekspedisi Alat Musik Nusantara, Belajar Kearifan dari Gamelan

Ekspedisi Alat Musik Nusantara, Belajar Kearifan dari Gamelan

Regional
Kemenpora Gelar Pemanduan dan Identifikasi Bakat di Bangli

Kemenpora Gelar Pemanduan dan Identifikasi Bakat di Bangli

Olahraga
PDI-P: Zulkifli Hasan Minta Diprioritaskan Bertemu Megawati

PDI-P: Zulkifli Hasan Minta Diprioritaskan Bertemu Megawati

Nasional
Pedagang Blok G: Katanya Kami Mau Dipindah, tetapi Enggak Ada Kepastian...

Pedagang Blok G: Katanya Kami Mau Dipindah, tetapi Enggak Ada Kepastian...

Megapolitan
Peserta Kejurnas Renang Antar-perkumpulan Petrokimia Cup Meningkat

Peserta Kejurnas Renang Antar-perkumpulan Petrokimia Cup Meningkat

Olahraga
Serangkaian Serangan Taliban di Afghanistan, 23 Orang Tewas

Serangkaian Serangan Taliban di Afghanistan, 23 Orang Tewas

Internasional
Azyumardi: Saya Sarankan Kepala BNPT Jangan Hanya Perhatikan Terorisnya

Azyumardi: Saya Sarankan Kepala BNPT Jangan Hanya Perhatikan Terorisnya

Nasional
'Gara-gara Film Black Panther, Banyak yang Cari Baju Koko ke Sini'

"Gara-gara Film Black Panther, Banyak yang Cari Baju Koko ke Sini"

Megapolitan
Kelelahan, Risma Hampir Pingsan Seusai Bersih-Bersih Pantai

Kelelahan, Risma Hampir Pingsan Seusai Bersih-Bersih Pantai

Regional
Disebut Paling Disetujui Jadi Cawapres Prabowo, Bagaimana Tanggapan Anies?

Disebut Paling Disetujui Jadi Cawapres Prabowo, Bagaimana Tanggapan Anies?

Megapolitan
Jelang Tanding Lawan Sandiaga, Susi Pudjiastuti Tinjau Danau Sunter

Jelang Tanding Lawan Sandiaga, Susi Pudjiastuti Tinjau Danau Sunter

Megapolitan
Usung Jokowi sebagai Capres, PDI-P Jalin Komunikasi dengan Parpol Luar Koalisi

Usung Jokowi sebagai Capres, PDI-P Jalin Komunikasi dengan Parpol Luar Koalisi

Nasional
Jalur Kereta Cirebon-Purwokerto Bisa Dilintasi, Keberangkatan dari Stasiun Senen Berangsur Normal

Jalur Kereta Cirebon-Purwokerto Bisa Dilintasi, Keberangkatan dari Stasiun Senen Berangsur Normal

Megapolitan
Nyatakan Cinta ke Penumpang di Bawah Umur, Sopir Taksi Dideportasi

Nyatakan Cinta ke Penumpang di Bawah Umur, Sopir Taksi Dideportasi

Internasional

Close Ads X