Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 04:51 WIB
Konflik Warga-Perusahaan
Komnas HAM Sudah Selidiki Mesuji
Kris R Mada | Marcus Suprihadi | Kamis, 15 Desember 2011 | 11:41 WIB
|
Share:

Yulvianus Harjono/KOMPAS
Memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh Sabtu (24/9/2011) ini, ribuan petani penggarap dan aktivis tani dari Moro-Moro konvoi memenuhi jalan lintas timur Sumatera di Kabupaten Mesuji, Lampung.

TERKAIT:

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia pernah mengirimkan tim untuk menyelidiki insiden di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Hasilnya, tim menemukan konflik di sana.

Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Nurkholis, mengatakan, tim ke Mesuji pada April 2011. Tim ke sana setelah ada bentrokan yang menewaskan tujuh orang. "Kami menemukan konflik dan sudah membuat rekomendasi tindak lanjut," katanya kepada Kompas, Kamis (15/12/2011).

Sebelumnya, pengacara Todung Mulya Lubis mendesak Komnas HAM mengusut dugaan pembantaian Mesuji. Dugaan itu meluas setelah sejumlah perwakilan marga Megoupak melapor ke Komisi III DPR, Rabu kemarin.

Dalam laporan itu, warga antara lain menunjukkan video pembunuhan beberapa warga. Nurkholis mengatakan, konflik pada April 2011 adalah antara warga dan karyawan perusahaan perkebunan. Bentrok itu bermula dari penemuan dua mayat warga di dalam kawasan perkebunan. Warga marah dan mendatangi kantor perusahaan. Akibatnya, terjadi bentrok dan menimbulkan lima korban jiwa.