JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah kasus penembakan oleh orang tak dikenal atau kelompok orang bersenjata di sekitar areal PT Freeport Indonesia tahun 2011 sudah mencapai 9 kasus. Jumlah itu meningkat dibandingkan jumlah kasus penembakan tahun 2010 sebanyak satu kasus.
Hal itu disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, Selasa (8/11/2011). "Jumlah kasus penembakan di areal Freeport tahun 2011 mencapai 9 kasus," kata Boy.
Tahun 2010, lanjut Boy, jumlah kasus penembakan di areal PT Freeport hanya satu kasus. Penurunan kasus penembakan tahun 2010 itu antara lain disebabkan adanya penangkapan terhadap panglima organisasi Papua Merdeka Kelly Kwalik.
Dari data Polri, akibat penembakan tahun 2009, tiga orang tewas. Tahun 2010, tidak ada korban jiwa. Tahun 2011, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 8 orang.
