Senin, 22 September 2014

News / Regional

Dimakan Buaya, Sebagian Tubuh Yusman Hilang

Jumat, 4 November 2011 | 22:30 WIB

SANGATA, KOMPAS.com - Yusman bin Suhardi 40 tahun, warga Desa Bumi Jaya Kecamatan Kaubun Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, tewas mengenaskan diterkam buaya berukuran besar saat memasang jaring ikan disungai Rapat hari Rabu lalu.

"Mayat korban ditemukan dalam keadaan badannya tinggal sepotong, berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, setelah dua hari berturut-turut warga melakukan pencarian," kata Nurhadi warga Desa Bumi Jaya Kecamatan Kaubun, Jumat (4/11/2011).

Menurut Nurhadi, saat ditemukan warga kondisi Yusman sangat menyedihkan, karena sebagian anggota tubuhnya hilang dimakan buaya. Ia ditemukan warga hari Kamis (3/11/2011) sekitar pukul 18.00 wita, setelah dua hari dua malam hilang diterkam buaya.

Diceritakan Nurhadi, awal kejadian bermula, saat korban Yusman, Rabu (2/11/2011), sekitar pukul 16.00 wita bersama dua rekannya warga desa Bumi Jaya mencari ikan ke sungai dengan memasang jaring ikan.

"Saat Yusman memasang jaring ditengah sungai yang lumayan dalam, tiba-tiba diserang buaya dan langsung menenggelamkannya kedalam air dan tidak muncul-muncul lagi," kata Nurhadi, Jumat.

Rekan Yusman saat kejadian berada di sungai membantu menarik jaring, namun saat korban di sambar buaya keduanya langsung teriak melapor ke pos polisi, yang tidak jauh dari lokasi dan kemudian memanggil warga sekitar kampung.

Dua orang rekannya sempat melihat saat korban disambar buaya, namun takut, yang kemudian berlari melaporkan kepada warga dan polisi.

Warga yang mendengarkan peristiwa tersebut, langsung melakukan pencarian, namun hingga pukul 22.00 wita, korban belum ditemukan sehingga disepakati pencarian dihentikan dan dilanjutkan keesokan harinya.

Warga akhirnya berhasil menemukannya pada hari kedua, Kamis, namun kondisi badannya sudah rusak diacak-acak buaya, bahkan sebagian anggota tubuhnya sudah hilang.

"Dengan kondisi yang sudah rusak, keluarga korban langsung mengirim ke Samarinda menggunakan ambulance milik Pemerintah Kecamatan Kaubun untuk dimakamkan," katanya.

Kejadian ini merupakan yang pertama kali di sungai rapat buaya menerkam warga. Padahal sudah bertahun-tahun warga setempat sering mencari ikan disungai. Ada yang menggunakan jaring, ada memancing dan cara lain, tetapi aman-aman saja.

Ini menjadi perhatian warga kami agar lebih waspada dan berhati-hati jika ke sungai dan mencari ikan. Kami sudah himbau warga agar jangan pergi mencari ikan kalau sendirian.

"Sampai hari ini warga sekitar dan aparat keamanan, polisi dan Babinsa ikut mencari buaya pemangsa Yusman, jika diketemu buaya akan ditembak sesuai kesepakatan warga," katanya.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: