Jumat, 31 Oktober 2014

News / Regional

Temuan Tulang di Kebun Sawit Dipastikan Orangutan

Sabtu, 29 Oktober 2011 | 21:46 WIB

Terkait

SAMARINDA, KOMPAS.com — Peneliti dari Universitas Mulawarman, Yaya Rayadin, memastikan, temuan tulang belulang di areal perkebunan kelapa sawit di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, adalah kerangka orangutan (Pongo pygmaeus morio).

Yaya mengatakan, kumpulan tulang itu dipastikan orangutan dilihat dari struktur rahang, ukuran rangka, formasi tulang tangan yang terdapat lengkungan, serta bentuk gigi. Identifikasi terhadap tulang orangutan ini lebih mudah dilakukan karena sampel rangka cukup besar.

"Ini memang benar orangutan dilihat dari rahang, ukuran, morfologi. Tulang tangan yang tersisa khas orangutan ada lengkungan dan oval," jelas Yaya saat memaparkan hasil identifikasi temuan tulang di Pusat Penelitian Hutan Tropis Unmul, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (29/10/2011).

Tulang belulang tersebut ditemukan di dalam areal perkebunan sawit seluas sekitar 15.000 hektar di Puan Cepak. Beberapa tulang menyerupai bentuk tengkorak dan gigi, sedangkan tulang lainnya seperti tungkai tangan dan kaki orangutan.

Yaya juga mendapat masukan dari ahli-ahli primata lain di Amerika Serikat, Jepang, dan Kanada, lewat komunikasi di dunia maya saat mengidentifikasi tulang tersebut. Hasil temuan ini sekaligus menghapus keraguan mengenai adanya kematian orangutan di dalam areal sawit.


Penulis: Harry Susilo
Editor : Nasru Alam Aziz