Jumat, 24 Oktober 2014

News / Regional

Cemburu, Istri Gantung Diri

Sabtu, 22 Oktober 2011 | 20:35 WIB

PALU, KOMPAS.com — Gara-gara cemburu, seorang ibu rumah tangga, warga Jalan Soeharso, Kelurahan Besusu Timur, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, nekat gantung diri di ruang tengah rumah kontrakannya, Sabtu (22/10/2011).

Sutriani alias Nining (29) pertama kali ditemukan Taslim, suaminya (32), sekitar pukul 12.00 wita, dalam keadaan sudah tewas dengan leher terlilit kain sarung.

Kejadian ini sontak mengejutkan warga sekitar, terlebih saat polisi datang. Terkait kejadian ini, polisi meminta keterangan Taslim. Kepada penyidik di Kepolisian Resor Palu, Taslim menduga istrinya bunuh diri akibat cemburu. Istrinya menuduh Taslim punya selingkuhan.

Sebelumnya, pada Jumat malam, mereka bertengkar dan Sutriani mengeluh soal keuangan mereka yang sedang sulit. Selain itu, Sutriani juga mengungkit soal dugaan suaminya selingkuh.

Menurut Taslim, dia sudah menjelaskan bahwa tuduhan istrinya tidak betul, tapi tetap saja istrinya tidak percaya.

Sabtu pagi, Taslim yang bekerja sebagai tukang batu seperti biasa berangkat bekerja dan istrinya masih berada di rumah. Siang sekitar pukul 12.00 wita, Taslim pulang ke rumah untuk istirahat sekaligus makan siang.

Saat itulah dia menemukan istrinya tergantung di ruang tengah rumahnya dengan kain batik panjang.

"Suaminya sendiri yang pertama kali melihat istrinya tergantung dan dalam keadaan sudah tewas. Sampai saat ini kami masih terus menyelidiki kasus ini, terkait motif dan kejadiannya. Tunggu saja hasil penyelidikan. Untuk sementara suaminya kami mintai keterangan sebagai saksi." Hingga Sabtu malam, jazad Sutriani masih berada di RS Bhayangkara, Palu, dan menunggu keluarga dari kabupaten Donggala untuk menjemput.


Penulis: Reny Sri Ayu Taslim
Editor : Robert Adhi Ksp