Selasa, 2 September 2014

News / Regional

Ada "Pasukan Malaikat" di Papua

Sabtu, 22 Oktober 2011 | 09:07 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Situasi keamanan di Papua yang terus memburuk belakangan ini dinilai terjadi akibat banyaknya penyebaran aparat keamanan tanpa koordinasi yang jelas. Bahkan saking tak jelasnya, sampai muncul istilah ada "pasukan malaikat" di Papua.

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Ifdhal Kasim mempertanyakan begitu rapuhnya kontrol keamanan di Papua saat ini. Kepada Kompas di Jakarta, Jumat (21/10/2011), Ifdhal mengatakan, kondisi ini terjadi akibat penyebaran (deployment) aparat keamanan yang begitu banyak di Papua.

"Kenapa sih kontrol keamanan di Papua begitu mudah robek? Nah, ini apa kaitannya dengan begitu banyak deployment aparat keamanan di sana karena deployment aparat keamanan di sana bukan hanya TNI, tetapi juga aparat intelijen, polisi, dan aparat sekuriti lain yang turun ke sana sehingga banyak aktor keamanan yang memiliki pimpinan yang berbeda-beda dan misi yang berbeda juga," kata Ifdhal.

Akibatnya, lanjut Ifdhal, bentrok di lapangan antarberbagai institusi keamanan di sana kadang-kadang tidak diketahui. "Bahkan dalam percakapan kami dengan Panglima Kodam, dia sendiri tidak mengenali ada pasukan lain di sana. Itu yang mereka sebut sebagai pasukan malaikat," katanya.

Menurut Ifdhal, seharusnya ada satu kebijakan yang komprehensif di Papua. "Apa sih kebijakan nasional di sana sehingga tidak begitu banyak institusi yang terlibat yang menafsirkan sendiri-sendiri kontrol keamanan di Papua itu," ujarnya.


Penulis: Khaerudin
Editor : Robert Adhi Ksp