Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 04:15 WIB
Pilkada Kampar
Jefri Noer dan Burhanuddin Bersaing Ketat
Syahnan Rangkuti | Nasru Alam Aziz | Senin, 10 Oktober 2011 | 19:42 WIB
|
Share:
shutterstock Ilustrasi

PEKANBARU, KOMPAS.com -- Pasangan Jefri Noer-Ibrahim Ali dan Burhanudin Husin-Zulher diperkirakan bakal bersaing ketat dalam penghitungan suara awal Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kampar, Riau, yang berlangsung pada Senin (10/10/2011). Kubu Jefri Noer mengklaim, data dari mayoritas Tempat Pemungutan Suara (TPS) menunjukkan pasangan bernomor urut tiga itu unggul hampir 50 persen dibandingkan pasangan petahana Burhanudin Husin dan Zulher.

"Data yang kami kumpulkan cukup valid, karena kami kumpulkan langsung dari masing-masing TPS dengan menggunakan telepon selular. Kami cukup puas dengan penghitungan awal ini," ujar Toni Hidayat, Wakil Ketua Tim Pemenangan Jefri Noer-Ibrahim Ali, Senin sore.

Toni mencontohkan, TPS 1 di Desa Teluk Paman Timur, Kecamatan Kampar Kiri, pasangan Jefri mendapat 216 suara, sementara pasangan Burhanudin- Zulher 55 suara  dan Nasrun Effendi-T Nizar  24 suara. TPS 2, Jefri meraih 211, Burhanudin (64) dan Nasrun (38). Di TPS 2, Kecamatan Rumbio, Jefri (152), Burhanudin (105) dan di TPS 3, Jefri (151) sementara Burhanudin (117).

Sebaliknya, kubu Burhanudin juga mengklaim kemenangan sementara, meski belum dapat memberi angka secara keseluruhan.

Jupernalis dari kubu Burhanudin mengungkapkan, di Kecamatan Air Tiris, Burhanudin unggul terhadap Jefri. Di Kelurahan Penyausan, misalnya, pada TPS 6, Burhanudin meraih 168 suara, Jefri 143. Di TPS 3 Dusun Bukit Lama, Burhanudin meraih 208 suara sementara Jefri cuma 80 suara. Sementara di TPS 8 Kelurahan Kumantan, Burhanudin mendapat 103 suara dan Jefri 83 suara.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kampar, Syafril Abdullah yang dihubungi secara terpisah mengatakan, pihaknya belum dapat menentukan pemenang Pilkada Kabupaten Kampar, meskipun hanya berupa perhitungan sementara. Saat ini, seluruh surat suara telah dikumpulkan di masing-masing kecamatan untuk segera dihitung.

"Hari Selasa (11/10/2011), surat suara pemilih mulai dihitung sampai penentuan di masing-masing kecamatan paling lambat Kamis. Pada hari Jumat, KPU Kampar baru melakukan rapat pleno penetapan pemenang," ujar Syafril.

Pilkada Kampar untuk menentukan bupati periode 2011-2016 diikuti oleh tiga pasangan yakni Nasrun Effendi-Tengku Nizar, Burhanudin Husin-Zulher dan Jefri Noer-Ibrahim Ali.

Tiga pasangan itu memperebutkan 486.206 suara yang memiliki hak pilih di 1.128 TPS yang tersebar di 243 desa dan 21 kecamatan.

Sebelum pemungutan suara, banyak pihak meyakini pasangan Nasrun akan menjadi kuda hitam dalam pemilihan Bupati Kampar. Asumsi itu dilandaskan, dua calon lainnya memiliki "catatan" khusus yang dianggap bakal mengurangi perolehan suara.

Burhanudin saat ini masih berstatus sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus penyalahgunaan wewenang ketika masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Riau.

Adapun Jefri pernah dinonaktifkan oleh Mendagri Hari Sabarno pada Maret 2004, pada saat menjabat Bupati Kampar periode 2001-2006. Ketika itu, Jefri menjadi bulan-bulanan media karena mengusir guru yang mempertanyakan anggaran pendidikan.