Kamis, 27 November 2014

News / Regional

Geng Motor Bikin Onar Lagi di Medan

Minggu, 18 September 2011 | 14:38 WIB

MEDAN, KOMPAS.com — Geng bermotor kembali membuat keresahan di Medan. Kali ini mereka membuat keonaran di kampus Universitas Sumatera Utara pada saat berlangsungnya acara pegelaran musik, Sabtu (17/9/2011) malam.

Kelompok tersebut membuat ulah dengan melakukan penyerangan terhadap mahasiswa USU yang tengah menggelar acara musik di Pendapa USU. Akibatnya, sempat terjadi baku hantam antara kedua kelompok.

Salah seorang mahasiswa USU, Bambang Riyanto, di Medan, Minggu (18/9/2011), mengatakan, kejadian tersebut berawal ketika kelompok bermotor tersebut datang ke acara musik yang sudah digelar sejak Sabtu pagi. Begitu datang, anggota geng langsung membuat keributan.

Panitia bersama beberapa mahasiswa USU lainnya berusaha mengingatkan kelompok bermotor tersebut agar tidak membuat keributan. Namun, peringatan tersebut tidak diacuhkan oleh anggota geng. Mereka bahkan semakin memancing keributan dengan menggeber knalpot sepeda motor hingga mengeluarkan suara yang lebih kuat.

"Mereka datang dengan menggeber-geber kereta dan langsung merusuh dan menyerang sejumlah mahasiswa yang ada di sini. Tentunya kami tidak tinggal diam dan melakukan pembalasan," kata Bambang.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah polisi turun ke lokasi kejadian. Polisi juga mengamankan sepeda motor yang tidak memiliki surat-surat. Adapun para pelaku sudah melarikan diri terlebih dahulu.

Kepala Bagian Ketertiban dan Keamanan USU Muktar mengatakan, pihaknya belum tahu secara persis mengapa acara pergelaran musik tersebut berujung pada baku hantam. Menurutnya, keributan tersebut terjadi antara geng motor dan kelompok anak-anak punk yang juga turut menyaksikan acara musik tersebut.

"Yang ribut itu antara geng motor dengan kelompok anak punk, bukan dengan mahasiswa USU. Tetapi, keributan cepat diredam dan langsung kami bubarkan bersama dengan pihak kepolisian hingga tidak sampai mengganggu ketertiban kampus," katanya.


Editor : Laksono Hari W
Sumber: