Jangan Sepelekan Tanjakan Gentong - Kompas.com

Jangan Sepelekan Tanjakan Gentong

Kompas.com - 04/09/2011, 15:22 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Kekacauan terjadi di tanjakan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Tasikmalaya. Selain terjadi kemacetan, beberapa pengemudi dari arah Ciawi, Tasikmalaya, juga membuat arus lalu lintas dari berlawanan atau dari arah Nagrek, Bandung, terhambat.

Arus lalu lintas dari arah Bandung tak bisa melaju karena seluruh badan jalan ditutup oleh kendaraan dari arah Tasikmalaya. Akibatnya kemacetan makin parah.

Demikian pantauan Kompas di tanjakan Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (4/9/2011).

Kemacetan yang terjadi dibawah terik matahari ini membuat penumpang sepeda motor memilih berjalan kaki menanjak ke arah Nagrek. Kemacetan juga terjadi karena sebuah sedan Honda bernomor polisi B dan sedan Timor mogok di bagian kiri badan jalan. Kedua sedan sempat mengeluarkan asap hingga kemudian disiram pemiliknya agar tidak berapi. Hal yang sama terjadi pada sekitar 15 mobil lainnya, yang memilih memarkir mobilnya di pinggir jalan.

"Itu kemungkinan besar sopir mobilnya enggak mengerti situasi tanjankan Gentong, yang sama parahnya dengan Nagrek. Mereka harus tahu celah dan mengatur mobil saat naik di Gentong," ujar Ace, pengemudi asal Ciamis, Jawa Barat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorRobert Adhi Ksp
    Terkini Lainnya
    Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
    Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
    Megapolitan
    Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
    Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
    Megapolitan
    Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
    Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
    Megapolitan
    Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
    Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
    Megapolitan
    Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
    Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
    Regional
    Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
    Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
    Megapolitan
    KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
    KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
    Regional
    Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
    Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
    Internasional
    Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
    Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
    Regional
    Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
    Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
    Nasional
    Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
    Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
    Megapolitan
    Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
    Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
    Nasional
    Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
    Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
    Internasional
    Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
    Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
    Megapolitan
    Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
    Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
    Regional

    Close Ads X